Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Harga Bahan Pokok Berangsur Turun

📅 Rabu, 27 Mar 2024, 09:02 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Harga Bahan Pokok Berangsur Turun Doc: istimewa

JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag) optimistis stabilitas harga bahan pokok (bapok) semakin terjaga. Sejumlah harga bapok saat ini turun signifikan.

Optimisme tersebut disampaikan saat Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan memantau Pasar Pasar Sehat Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Selasa (26/3). Menurutnya, harga beras sudah mendekati normal. Begitu juga beberapa harga komoditas lainnya seperti daging ayam, telur, dan cabai. Pasokan bapok juga terpantau cukup banyak cenderung melimpah.

"Alhamdulillah di Pasar Sehat Soreang beras turun, rata-rata turunnya di atas 1.000 rupiah/ kilogram (kg). Cabai murah sekali, antara 30.000-40.000 rupiah/ kg, sayur sayuran hampir semua turun, telur sudah mulai turun tadi 26.400 rupiah/ kg, dan harga ayam kemarin 42.000 rupiah/ kg, hari ini sudah 40.000 rupiah/ kg," ujar Zulkifli dalam keterangan di Jakarta, kemarin.

Komoditas bapok lain yang harganya terpantau turun di Pasar Sehat Soreang dibandingkan pekan lalu, yaitu beras medium 15.000 rupiah/ kg turun 6,25 persen, beras premium 16.000-17.000 rupiah/ kg turun 5,55 persen, telur ayam ras 26.000-30.000 rupiah turun 9,38 persen, daging ayam ras 38.000 rupiah/ kg turun 9,52 persen, cabai merah keriting 30.000 rupiah/ kg turun 57,14 persen, dan cabai rawit merah turun 40.000 rupiah turun 42,85 persen, dan bawang merah 28.000 rupiah/ kg turun 20 persen.

Sementara harga sejumlah komoditas bapok lainnya terpantau stabil, yaitu harga minyak goreng curah 15.750 rupiah/ liter (lt), Minyakita 16.000 rupiah/ lt, minyak goreng kemasan Bimoli 20.000 rupiah/ lt, gula pasir curah 18.000 rupiah/ kg, tepung terigu kemasan Segitiga Biru 13.000 rupiah/ kg, daging sapi 135.000 rupiah/ kg, dan bawang putih Honan 40.000 rupiah/ kg.

Zulkifli menilai secara kesuluruhan ketersediaan stok bapok melimpah dan harga cenderung turun sehingga masyarakat bisa merayakan Ramadan dan Lebaran dengan bahagia. "Jadi, untuk masyarakat, Alhamdulillah, di bulan suci Ramadan dan menjelang Lebaran ini tersedia stok cukup banyak dan harganya cenderung turun. Insya Allah semua bisa berbahagia," pungkasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.