Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Warga Harus Berhati-hati, Polres Sukabumi Petakan Jalur Mudik Rawan Begal

📅 Selasa, 26 Mar 2024, 00:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Warga Harus Berhati-hati, Polres Sukabumi Petakan Jalur Mudik Rawan Begal Doc: ANTARA/Aditya Rohman
Ket. Kapolres Sukabumi AKBP Tony Prasetyo saat melakukan pemetaan terhadap daerah rawan tindak kejahatan begal di jalur mudik Idul 1445 H pada Senin (25/3/2024).

Sukabumi - Polres Sukabumi melakukan pemetaan terhadap jalur mudik rawan tindak kejahatan, khususnya begal di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

"Pemetaan ini untuk mengintensifkan pengamanan jelang musim mudik dan balik Idul Fitri 1445 H," kata Kapolres Sukabumi AKBP Tony Prasetyo di Sukabumi, Senin.

Menurut Tony, dalam mengantisipasi begal pihaknya telah melakukan beberapa upaya yang sifatnya kolaborasi dengan pemangku kepentingan terkait seperti melihat karakteristik kejahatan begal yang biasanya terjadi.

Ini dilakukan dalam upaya memberikan kenyamanan, kelancaran dan keselamatan bagi para pemudik, yang hendak merayakan Idul Fitri di kampung halaman.

Pencegahan terhadap aksi kejahatan bega dengan cara meningkatkan pengamanan seperti mempertebal patroli di titik yang dianggap rawan terjadi kejahatan dengan modus begal.

"Salah satu daerah rawan tindak kejahatan tersebut yakni Jalur Alternatif Cikidang-Palabuhanratu dan beberapa ruas jalan yang minim lampu penerangan," tambahnya.

Tony mengatakan pihaknya tengah membuat strategi terkait pengamanan yang ditentukan oleh Korlantas Polri dan pihak kementerian terkait dengan tujuan utama memberikan rasa aman dan nyaman kepada pemudik.

Di sisi lain, pihaknya masih berkoordinasi dengan dinas terkait untuk mencari solusi terhadap beberapa lokasi jalan yang kondisinya gelap gulita karena minim penerangan.

Di lokasi tersebut selain rawan tindak kejahatan begal, juga rawan terjadi kecelakaan lalu lintas. Maka dari itu Polres Sukabumi terus berupaya melakukan berbagai antisipasi dan membuat rumusan untuk meminimalkan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Nusron Wahid Dua Kali Mangk...
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.