Tokoh Agama Serukan Pesan Damai Usai Pemilu 2024

Senin, 25 Mar 2024, 01:03 WIB

JAKARTA - Para tokoh agama yang tergabung dalam Forum Peduli Indonesia Damai menyerukan pesan untuk menjaga perdamaian usai diumumkannya hasil rekapitulasi suara pemilu 2024 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI.

Ketua Umum Majelis Tinggi Agama Khonghucu (Matakin) Xueshi Budi Tanuwibowo menyampaikan bahwa pemilu merupakan upaya untuk mencari wakil rakyat dan pemimpin yang sesuai keinginan rakyat.

Ket. Foto: Para tokoh agama yang tergabung dalam Forum Peduli Indonesia Damai, Jumat (22/3). — Sumber: ANTARA/HO-Forum Peduli Indonesia Damai.

Oleh sebab itu, dia mengimbau keinginan itu jangan sampai dikotori tindakan yang tidak baik. "Maka dari itu, dari Forum Peduli Indonesia damai ini sudah enam kali menyerukan agar kita semua tetap dalam koridor persatuan dan keharmonisan bangsa," kata Xueshi dalam deklarasi Forum Peduli Indonesia Damai, Jumat (22/3), sebagaimana keterangan tertulis diterima di Jakarta, Sabtu (23/3) dini hari.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) K.H. Marsudi Syuhud mengatakan, hasil rekapitulasi KPU RI harus dilihat dengan rahmat dan kasih sayang. Namun begitu, pihak yang belum menerima hasil tersebut masih bisa menyelesaikannya di Mahkamah Konstitusi.

"Bagi pihak yang menerima dari hasil ini dapat memihak kepada semuanya tanpa melihat permusuhan," kata Marsudi.

Adapun, Ketua Umum Pengurus Harian Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Mayjen TNI (Purn.) Wisnu Bawa Tenaya mengapresiasi seluruh elemen bangsa yang telah berpartisipasi dalam pemilu 2024.

"Termasuk kelompok-kelompok masyarakat yang mengawal proses demokrasi, mengoreksi ketidakbenaran yang ditemukan. Ini semua memberikan harapan bagi perjalanan bangsa ke depan," ucapnya.

Wisnu mengajak seluruh pihak untuk terus memperjuangkan bangsa Indonesia dalam persahabatan dan persatuan.

Di sisi lain, Ketua Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) Judha Hartono berpesan agar siapa pun yang terpilih dapat menjaga dan menjalankan Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Ia juga menghimbau agar hasil pengumuman rekapitulasi suara oleh KPU bisa disikapi dengan saling menghargai dan menghormati.

Berikutnya, Sekretaris Umum Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) Pet. Jacky Manuputty menyampaikan, proses demokrasi tidak semudah membalikkan telapak tangan. Oleh karena itu, apabila terdapat kekurangan, harus dijadikan pembelajaran.

"Agar ini diwariskan semakin baik lagi bagi generasi yang akan datang. Semoga yang dibangun itu bisa menjadi bangsa yang lebih mapan dalam berdemokrasi," tuturnya.

Sementara itu, anggota DPR RI Aria Bima mengajak kalangan masyarakat untuk melupakan perbedaan yang terjadi pada masa Pemilu 2024. "Bagaimana dinamika perbedaan kontestasi pada pilpres dan pileg harus selesai," kata Wakil Ketua Komisi VI DPR RI itu pada Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Solo, Sabtu.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.