Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tindak Tegas, Delapan Personel Polres Maybrat Jalani Sidang Kode Etik

📅 Sabtu, 23 Mar 2024, 00:09 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tindak Tegas, Delapan Personel Polres Maybrat Jalani Sidang Kode Etik Doc: ANTARA/Paulus Pulo
Ket. Tampak personel polres Maybrat menjalani sidang etik profesi di Polres Maybrat, Jumat (22/3/2024).

Kumurkek - Delapan personel kepolisian resor (Polres) Maybrat, Papua Barat Daya, menjalani sidang disiplin kode etik profesi Polri karena meninggalkan wilayah atau tempat tugas tanpa sepengetahuan pimpinan tertinggi wilayah itu.

Wakil kepala kepolisian resor (Wakapolres) Maybrat, AKP Zawal Halim, di Kumurkek, Jumat mengatakan, sidang tersebut dalam rangka mendengarkan keterangan baik dari saksi maupun anggota yang menjadi terperiksa.

"Pimpinan sidang memberikan putusan dengan dinyatakan secara sah dan meyakinkan telah melakukan pelanggaran disiplin anggota Polri," kata Halim.

Ia melanjutkan, delapan personel yang menjalani sidang etik di antaranya, Bripda M.A.M, Bripda E.J, Bripda G.E.B, Bripda G.K, Bripda J.T.I, Bripda Z.A.B, Bripda M.G.I, Bripda R.P.B.

"Delapan personel itu melanggar peraturan disiplin Polri berupa meninggalkan wilayah tugas tanpa izin pimpinan dan atau menghindarkan tanggung jawab dinas sebagaimana diatur dalam Pasal 6 Huruf (b) dan (c) Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2003 tentang peraturan disiplin anggota Polri," kata Halim.

Zawal Halim mengimbau kepada delapan personel yang telah mendapat putusan sidang, agar dalam menjalani putusan hukuman disiplin dijalani dengan ikhlas.

"Tujuan hukuman disiplin adalah untuk memperbaiki dan mendidik anggota Polri yang melakukan pelanggaran disiplin untuk menjadi lebih baik dan menimbulkan efek jera bagi pelanggar maupun personel yang lainnya," Halim.

Ia melanjutkan keputusan yang telah dijatuhkan kepada enam personel pelanggar disiplin berupa teguran tertulis, penundaan gaji berkala selama enam bulan, penempatan dalam tempat khusus selama 21 hari dan satu personel dijatuhkan sanksi berupa teguran tertulis dan penempatan tempat khusus selama 21 hari sedangkan satu personel lagi dikenakan sanksi teguran tertulis.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Belajar merangkai kain batik di Semarang

57 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Rona
Nekat Bolos Wamil, Mino WIN...
Daerah
DPRD DKI: Digitalisasi Park...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.