Jaga Kesehatan saat Hamil, Wanita dengan Komplikasi Kehamilan Berisiko Terkena Penyakit Jantung

Sabtu, 23 Mar 2024, 06:51 WIB

Jakarta - Penelitian mengungkapkan wanita yang mengalami komplikasi saat menjalani kehamilan cenderung memiliki risiko terkena penyakit jantung di kemudian hari.

"Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa wanita dengan riwayat hasil kehamilan yang buruk cenderung memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit kardiovaskular di kemudian hari. Namun, tidak diketahui seberapa besar peningkatan risiko penyakit kardiovaskular ini berpotensi diubah oleh perilaku gaya hidup sehat, " kata penulis utama studi, Dr. Frank Qian yang dikutip laman Medical Daily, Jumat (22/3).

Ket. Foto: Ilustrasi wanita hamil. — Sumber: ANTARA/Pexels/Andre Furtado

Para peneliti menggunakan data dari UK Biobank dengan catatan kesehatan sekitar 500.000 orang dewasa, termasuk data dari 2.263 wanita yang sebelumnya didiagnosis mengalami hasil kehamilan yang merugikan dan 107.260 wanita yang tidak memiliki riwayat komplikasi selama kehamilan.

Studi tersebut memperhitungkan komplikasi kehamilan, termasuk solusio plasenta, diabetes gestasional, ukuran kecil untuk usia kehamilan, kelahiran prematur, dan gangguan hipertensi dalam kehamilan seperti preeklamsia atau hipertensi gestasional.

Studi ini menyelidiki hubungan antara skor Life's Essential 8 dan risiko penyakit jantung pada peserta, termasuk mereka yang mengalami komplikasi dan mereka yang tidak mengalami komplikasi.

Life's Essential 8 adalah faktor penting yang membantu meningkatkan kesehatan jantung yang meliputi, makan dengan baik, tetap aktif, berhenti merokok, tidur yang sehat, dan menjaga berat badan, kolesterol, gula darah, dan tekanan darah.

Berdasarkan kepatuhan terhadap faktor-faktor ini, skor kesehatan kardiovaskular dihitung dari 0 hingga 100, dengan skor yang lebih tinggi menunjukkan kesehatan kardiovaskular yang lebih baik.

Wanita yang memiliki ukuran kesehatan kardiovaskular yang lebih baik pasca kehamilan, atau mereka yang memiliki skor Life's Essential 8 lebih tinggi dari 76, menunjukkan risiko 57 persen lebih rendah terkena penyakit kardiovaskular dibandingkan wanita dengan skor di bawah 67.

"Wanita yang mengalami komplikasi selama kehamilan dan skor kesehatan kardiovaskular yang buruk setelah kehamilan memiliki peningkatan risiko terkena penyakit kardiovaskular sebesar 148 persen. Di antara wanita dengan riwayat komplikasi kehamilan, mereka yang mencapai atau mempertahankan kesehatan jantung yang baik setelah kehamilan memiliki risiko yang sama," demikian rilis berita tersebut.

Wanita yang memiliki riwayat komplikasi kehamilan dan mampu mencapai dan mempertahankan tingkat kesehatan kardiovaskular yang tinggi setelah kehamilan secara signifikan mengurangi risiko penyakit kardiovaskular di masa depan.

Mereka pada dasarnya memiliki risiko penyakit kardiovaskular yang setara dengan wanita tanpa komplikasi kehamilan meskipun tidak ada riwayat hasil kehamilan yang merugikan dan juga memiliki kesehatan kardiovaskular yang tinggi.

Temuan ini penting untuk praktik klinis serta merancang intervensi dan kebijakan kesehatan masyarakat.

"Kita perlu mengidentifikasi perempuan berisiko tinggi dan fokus untuk memastikan mereka memiliki akses terhadap gaya hidup atau pengobatan untuk mengurangi risiko penyakit kardiovaskular jangka panjang," ungkap para peneliti.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.