Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BP2MI Sebut Pencarian Masih Dilakukan terkait PMI Hilang di Laut Pohang

📅 Jumat, 22 Mar 2024, 00:09 WIB | Oleh: Tim Penulis
BP2MI Sebut Pencarian Masih Dilakukan terkait PMI Hilang di Laut Pohang Doc: ANTARA/Prisca Triferna
Ket. Tangkapan layar Kepala BP2MI Benny Rhamdani (tengah) dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (21/3/2024).

Jakarta - Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) mengatakan pencarian masih dilakukan terhadap satu pekerja migran Indonesia (PMI) yang hilang setelah kapalnya terbalik di laut Pohang, Korea Selatan.

"Saudara Muhamad Ihwan sedang dilakukan pencarian oleh pihak Pohang coast guard," kata Kepala BP2MI Benny Rhamdani dalam konferensi pers di Kantor BP2MI Jakarta, Kamis.

Benny menjelaskan kapal penangkap ikan Donghyeonho yang membawa enam awak kapal dihantam gelombang dan terbalik di perairan Pohang, Korsel pada 17 Maret lalu. Lima nelayan dinyatakan selamat, termasuk satu orang anak buah kapal (ABK) asal Indonesia bernama Jundi Ikhwatul Kiram.

Akibat kejadian itu, tenaga kerja Indonesia bernama Muhamad Ihwan hilang di laut dan masih dalam proses pencarian sampai berita ini diturunkan.

Benny mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan instansi berwenang mengenai pencarian ABK tersebut dan pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Korea Selatan membutuhkan pengambilan contoh DNA dari pihak keluarga korban.

"BP2MI tengah berkoordinasi terus menerus sejak bahkan peristiwa dan informasi ini kami terima dengan instansi yang berwenang melakukan upaya secepatnya untuk memenuhi sampel DNA tersebut ," katanya.

Setelah korban ditemukan, kata Benny, dia memastikan pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk memulangkan korban yang berada di Korsel melalui skema penempatan PMI kerja sama antarpemerintah atau G to G.

Dalam kesempatan itu, Benny juga memastikan tengah berkoordinasi dengan pihak Kementerian Luar Negeri RI dan lembaga lain terkait insiden kapal tanker yang tenggelam di perairan Jepang. Menurutnya, enam orang WNI terkonfirmasi menjadi korban akibat kejadian itu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.