Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kisah Jonatan dan Ginting, dari Teman Sekamar hingga Finalis All England

📅 Senin, 18 Mar 2024, 00:26 WIB | Oleh: Tim Penulis

Tentu saja, tak hanya bersaing secara sehat, Jonatan dan Ginting bersama-sama pernah menorehkan sejarah untuk Indonesia, seperti memenangkan emas untuk beregu putra SEA Games di tahun 2015 dan 2019, keluar sebagairunnerupAsian Games 2018 Jakarta-Palembang (beregu putra), dan membawa pulang Piala Thomas ke Indonesia pada tahun 2020 setelah puasa 19 tahun lamanya.

Dan tahun ini, keduanya kembali mengulangall Indonesian finaldi turnamen All England, setelah tiga dekade lamanya.

Pencapaian dua anak asuh pelatih Irwansyah di Inggris pun tentu menjadi harapan bagi Indonesia agar bisa membakar semangat mereka menuju panggung Olimpiade 2024 Paris.

Per pekan 12/3/2024, Ginting dan Jonatan masing-masing berada di posisi tujuh dan sembilan pada daftar peringkatRace to Olympics. Dengan hasil juara danrunnerupturnamen BWF Super 1000 ini, pastinya akan menambah poin keduanya jauh lebih banyak lagi.

Tak hanya itu, dengan status Ginting dan Jonatan yang menjadi finalis pada turnamen prestisius ini, maka turut mendorong peringkat dunia mereka pekan depan, dimana Ginting akan berada di peringkat tiga, dan Jonatan kembali ke daftar delapan besar di posisi keenam.

Ginting, peraih medali perunggu Olimpiade 2020 Tokyo, memiliki kesempatan terbuka untuk meraih gelar yang lebih tinggi di pesta olahraga terbesar sedunia itu.

Pun dengan Jonatan, yang sudah mengoleksi gelar juara dari turnamen Super 300, 750, dan 1000, juga memiliki peluang yang sama.

Tentu, bukan hal yang tidak mungkin bagi Ginting dan Jonatan untuk kembali mencatatkan sejarah baru bagi Indonesia, bersama-sama.

Dan, hal menyenangkan lainnya dari betapa kompetitifnya kedua pemain ini, adalah fakta bahwa para tunggal putra junior Indonesia memiliki dua sosok senior yang selalu bisa mereka jadikan motivasi dan panutan, untuk terus menorehkan prestasi bagi negeri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Mobil Tabrak Kerumunan Oran...

Prosesi adat kansoda'a di Wakatobi

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Ekonomi
Neraca perdagangan Indonesi...
Nasional
Presiden Prabowo lantik Wan...
Olahraga
Fitriani/Fadona melaju ke f...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.