Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Antisipasi Tawuran, Polisi Awasi Penjualan Senjata Tajam Secara Daring

📅 Minggu, 17 Mar 2024, 06:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Antisipasi Tawuran, Polisi Awasi Penjualan Senjata Tajam Secara Daring Doc: ANTARA/Mario Sofia Nasution
Ket. Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Gidion memimpin Apel Operasi Kejahatan Jalanan di Polsek Cilincing Jakarta pada Sabtu (16/3/2024).

Jakarta - Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Gidion Arif Setyawan meminta personel mengawasi penjualan senjata tajam yang dijual bebas secara daring maupun yang dijual secara langsung di masyarakat.

"Penjualan senjata tajam ini memang tidak melanggar hukum tapi kita ikat dengan etis karena penjualan senjata ini dimanfaatkan untuk aksi tawuran," kata Kombes Pol Gidion Arif Setyawan saat Apel Operasi Kejahatan Jalanan di Cilincing Jakarta,Sabtu.

Ia mengatakan tata kelola perniagaan senjata tajam ini harus diawasi dengan detail sehingga tidak ada lagi peredaran senjata tajam secara bebas.

"Celurit yang dibeli remaja atau pemuda untuk melakukan aksi tawuran ini," kata dia.

Ia meminta personel untuk melakukan pengungkapan kasus jual beli celurit atau senjata tajam lainnya yang tidak lazim, tidak biasa dilakukan di tengah masyarakat.

"Terutama penjualan senjata tajam di media sosial yang masih bebas," kata dia.

Dirinya menugaskan Kasat Reskrim dan jajaran melakukan patroli siber di media sosial untuk mengantisipasi terjadinya transaksi senjata tajam untuk aksi tawuran.

"Lakukan penindakan kepada mereka sebagai deteksi dini pencegahan aksi tawuran," kata dia.

Selain itu dirinya meminta personel melakukan patroli rutin setiap harinya terutama di bulan Ramadhan yang kerap dimanfaatkan untuk menjalankan aksi tawuran.

"Ada beberapa lokasi idola bagi mereka untuk melakukan tawuran dan ini coba diantisipasi dengan penguatan patroli," kata dia.

Dirinya juga melibatkan masyarakat melalui organisasi Pokdar Kamtibmas, LMK serta tokoh masyarakat melakukan penguatan sistem keamanan lingkungan.

"Selain itu jika ada informasi agar dapat disampaikan langsung kepada petugas kepolisian," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...
Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

1.5 jam yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.