- Home
-
- Luar Negeri
-
- Russia Diduga Acak Sinyal ...
Russia Diduga Acak Sinyal GPS Pesawat RAF Bawa Menhan Inggris
Jumat, 15 Mar 2024, 14:44 WIBLONDON - Sebuah media Inggris pada Rabu (13/3) melaporkan bahwa Rusia diduga mengacak sinyal GPS pesawat Royal Air Force (RAF) yang membawa Menteri Pertahanan Inggris Grant Shapps kembali ke Inggris dari perjalanan diplomatik ke Polandia.
Insiden tersebut terjadi saat pesawat melintasi wilayah udara di atas Kaliningrad, wilayah Rusia antara Polandia dan Lithuania, menurut surat kabar Independent.
Pesawat tersebut, sebuah jet RAF Dassault 900LX Falcon bernama, Envoy, menghadapi gangguan pada sinyal GPS selama sekitar 30 menit yang membuat sistem komunikasi di dalam pesawat terganggu dan membuat ponsel tidak dapat terhubung ke sistem wifi pesawat.
Pilot terpaksa mengandalkan sistem navigasi alternatif untuk memastikan kelanjutan penerbangan yang aman.
Sementara motif serangan ini masih belum jelas, kehadiran Shapps dalam penerbangan itu menimbulkan banyak pertanyaan mengenai adanya kemungkinan penargetan yang disengaja.
Namun, para pejabat menekankan bahwa keselamatan pesawat tidak terganggu.
Harian Independent, mengutip sumber dari pertahanan mengatakan insiden itu disebut "sangat tidak bertanggung jawab" dan merupakan risiko yang tidak perlu ditimbulkan pada pesawat sipil.
Berita Terkait:
-
Resmi Rilis Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Tengok Tampilan Jersey Ketiga Timnas Indonesia Bernuansa Biru Laut, Harganya Segini!
-
Bundesliga Jerman: Kane Cetak Rekor, Olise Hat-trick, Bayern Hancurkan Union Berlin 7-0
-
Baja RI Terancam Ditendang dari Eropa! Kemendag Bongkar Jurus Selamatkan Ekspor
-
Menteri ESDM Bahlil Terpantau Menawarkan Pulau-pulau kepada Investor
-
Bikin Khawatir! Kualitas Udara Jakarta Sabtu Ini Tembus 10 Besar Terburuk Dunia
-
Udara Ambon Dipenuhi Asap, Dinkes Imbau Lansia dan Penderita Asma Kurangi Aktivitas di Luar.
-
Indonesia dan AS Perkuat Kerja Sama dari Hilirisasi hingga Logam Tanah Jarang
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.