Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ibu Hamil Konsumsi Karbohidrat Kompleks agar Kenyang Lebih Lama

📅 Jumat, 15 Mar 2024, 23:33 WIB | Oleh:
Ibu Hamil Konsumsi Karbohidrat Kompleks agar Kenyang Lebih Lama Doc: antara

Dokter spesialis kebidanan dan kandungan lulusan Universitas Indonesia dr. Muhammad Fadli Sp.OG mengatakan, ibu hamil yang menjalankan puasa harus memperbanyak asupan karbohidrat kompleks untuk menimbulkan rasa kenyang yang lebih lama.

"Diperbanyak makan karbohidrat kompleks, jangan makan telur, tepung seperti mie, sebaiknya makan karbohidrat kompleks seperti ubi dan beras merah," kata Fadli melalui pesan singkat yang diterima ANTARA, Jumat.



Fadli juga mengatakan saat hamil pada trimester dua dan tiga, ibu harus mempunya ekstra 500 kilo kalori dalam seharinya yang bisa didapat dari mengonsumsi karbohidrat, protein, sayur dan buah.

Selain itu, penting juga memenuhi cairan sebanyak 2,5 liter air, termasuk juga wajib memenuhi cairan dengan konsumsi susu agar mencegah bayi dalam kandungan tumbuh kecil.

"Jangan lupa minum susu, karena ada penelitian susu mencegah bayinya kecil, jadi bumil sebaiknya saat sahur dan buka minum susu untuk mencegah bayinya ada gangguan pertumbuhan," jelas Fadli.

Sebelum memutuskan berpuasa, Fadli menyarankan ibu untuk memeriksakan diri ke dokter kandungan untuk memastikan ukuran bayi dalam kandungan sesuai dengan usia kehamilannya. Selain itu pastikan air ketubannya cukup dan memastikan kesejahteraan bayi dengan melihat aliran darah dari tali pusat ke plasenta lancar.

Untuk ibu hamil pada trimester 1 jika masih mengalami mual muntah dan mudah lelah disarankan hindari dulu berpuasa. Namun jika sudah memasuki usia kehamilan di trimester dua dan tiga boleh berpuasa full asal sudah tidak ada rasa mual.

"Setelah 2 minggu berpuasa sebaiknya melakukan pemeriksaan untuk melihat gimana pertumbuhan si kecil, kita berharap si kecil ada kenaikan berat badan dan persentase pertumbuhannya tetap aman," kata dokter yang praktik di RS Pondok Indah Jakarta ini.

Adapun tanda-tanda ibu hamil harus menghentikan puasanya, kata Fadli adalah jika ada tanda-tanda seperti dehidrasi, kepala pusing, detak jantung berdebar, urin beraroma menyengat dan berwarna kuning serta gerakan janin menjadi sedikit atau berkurang, itu tanda ibu sudah masuk fase dehidrasi yang berbahaya bagi janin.

Terkait konsumsi suplemen, Fadli mengatakan tidak harus menambah suplemen tambahan selain vitamin seperti asam folat, kalsium dan vitamin penambah darah yang biasa sudah diberikan oleh dokter kandungan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.