Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menanti Rilis Data PPI AS

📅 Kamis, 14 Mar 2024, 09:37 WIB | Oleh:
Menanti Rilis Data PPI AS Doc: ISTIMEWA

JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS berpotensi melemah dalam perdagangan, hari ini (14/3). Tekanan terhadap rupiah diperkirakan datang dari sentimen lanjutan inflasi di Amerika Serikat (AS).

Kepala Ekonom Bank Permata, Josua Pardede menilai sejumlah data penting AS yang perlu menjadi perhatian pelaku pasar pekan ini meliputi laporan inflasi produsen atau Producer Price Index (PPI) dan klaim pengangguran atau Jobless Claims. Data tersebut akan dirilis Kamis (14/3) malam.

Karenanya, Josua memproyeksikan kurs rupiah terhadap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang antarbank, Kamis (14/3), bergerak di kisaran 15.550 - 15.650 rupiah per dollar AS dengan kecenderungan melemah.

Sebelumnya, nilai tukar rupiah terhadap dollar dalam perdagangan, Rabu (13/3), bergerak menguat 15 poin atau 0,10 persen dari penutupan akhir pekan lalu menjadi 15.575 rupiah per dollar AS.

Sebagai perbandingan, mata uang di kawasan Asia kompak berada di zona merah. Yen Jepang melemah 0,53 persen, baht Thailand melemah 0,83 persen, peso Filipina melemah 0,69 persen, won Korea Selatan melemah 1,16 persen, dan yuan Tiongkok melemah 0,24 persen.

Analis Pasar Lukman Leong mengatakan penguatan rupiah ditopang oleh data positif di bursa saham dalam negeri. "Rupiah menguat terhadap dollar AS oleh inflow bursa equitas di tengah sentimen positif investor menyikapi hasil pilpres 2024," ujarnya dalam catatan risetnya.

Dia mengatakan pemilu di Indonesia yang berjalan aman dan lancar diapresiasi investor.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.