Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lima Awak Kapal yang Tenggelam di Laut Banda Dilaporkan Selamat

📅 Kamis, 14 Mar 2024, 00:01 WIB | Oleh: Tim Penulis
Lima Awak Kapal yang Tenggelam di Laut Banda Dilaporkan Selamat Doc: ANTARA/HO-Kantor SAR Ambon
Ket. Tangkapan layar - Video yang merekam kelima kru kapal motor dengan nama pelayaran KM Sweet yang tenggelam usai dihantam gelombang besar, ditemukan terombang-ambing di perairan Laut Banda, Ambon, Rabu (13/3/2024).

Jakarta - Kepala Kantor SAR Ambon Maluku Muhammad Arif Anwar melaporkan telah diterima informasi bahwa lima dari delapan kru kapal motor dengan pelayaran KM Sweet yang tenggelam di perairan Laut Banda ditemukan selamat.

"Ketiga kru kapal itu ditemukan terombang-ambing hanya bermodal pelampung di laut oleh nelayan yang kebetulan melintas petang tadi 17.35 WITA," katanya yang dihubungi dari Jakarta, Rabu.

Ia memastikan, kelima korban yang bernama Rusdin, Hamid Ely, Kelvin Tuhumena, Naril Wolio, dan Nadil Tomia itu saat ini sudah dalam penanganan dari tim SAR gabungan yang memang sedang melaksanakan tugas pencarian hari ketiga.

Setelah memastikan kelima korban itu mendapatkan perawatan medis, tim SAR gabungan sempat melakukan penyisiran ke sekitar lokasi korban ditemukan.

Tim SAR gabungan terdiri atas Kantor SAR Ambon, Polairud, dan TNI AL itu melakukan penyisiran yang berlangsung di Perairan laut banda, atau sekitar 35 mil laut (NM) dari Pulau Seram Bagian Timur.

Namun menurut dia, saat proses pencarian tim dihadapkan dengan cuaca yang secara tiba-tiba memburuk, sehingga pencarian dihentikan sekitar pukul 19.00 WITA, dan akan dilanjutkan Kamis (14/3) pagi.

Sebelumnya, petugas piket Basarnas menerima laporan dari warga bahwa KM Sweet berlayar dari Pulau Banda Neira untuk mencari ikan dengan tujuan Dermaga Desa Tantui, Ambon.

Dalam pelayaran pada Senin (11/3), sekitar 10 mil laut (NM) dari perairan Negeri Seri, kapal itu dihantam gelombang besar, yang menyebabkan badan kapal rusak hingga akhirnya tenggelam.

Hingga saat ini masih ada tiga kru kapal yang belum berhasil ditemukan, masing-masing bernama Arsywandy Syahwal, Hasan Nur Tualepe, dan Imanuel Kresio Ririhena.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog Milit...
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.