Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Babel Bentuk Satgas Tangani Konflik Manusia dan Satwa Liar

📅 Kamis, 14 Mar 2024, 15:09 WIB | Oleh:
Babel Bentuk Satgas Tangani Konflik Manusia dan Satwa Liar Doc: ANTARA/HO-Finlan A Aldan
Ket. Ilustrasi, Buaya berkonflik dengan manusia yang ditangkarkan di penangkaran Kampung Reklamasi PT Timah Tbk di Bangka.

PANGKALPINANG - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung membentuk satuan tugas (satgas) penanganan konflik manusia dan satwa liar, karena adanya peningkatan kasus buaya menyerang warga di daerah itu.

"Kita sudah membentuk satgas khusus untuk menangani konflik antara manusia dan satwa liar khususnya buaya," kata Kepala Dinas LingkunganHidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Kepulauan Babel Fery Afriyanto di Pangkalpinang, Kamis.

Ia mengatakan pembentukan satgas khusus penanganan konflik manusia dan satwa liar karena dalam tiga tahun terakhir ini kasus serangan buaya ke manusia yang mengalami peningkatan sebagai dampak kerusakan lingkungan tempat habitat buaya dan satwa liar lainnya akibat penambangan bijih timah ilegal.

"Kita berharap dengan adanya satgas ini dapat mengoptimalkan penanganan konflik pascaserangan satwa liar tersebut," katanya.

Tim Garda Animilia Universitas Muhammadiyah Babel Bayu Nanda mengatakan dalam lima tahun terakhir ini tercatat 154 kasus konflik antara buaya dan manusia dengan rincian 48 penangkapan buaya, 66 serangan buaya nonfatal, dan 40 serangan buaya mengakibatkan korban tewas yang tersebar di Kabupaten Bangka, Bangka Barat, Bangka Tengah, Bangka Selatan, Belitung, Belitung Timur, dan Kota Pangkalpinang.

"Angka kasus konflik buaya dan manusia itu yang hanya terdata dan terekspos di media massa, sementara yang tidak terdata banyak sekali," katanya.

Ia mengatakan ada banyak kasus serangan buaya yang tidak terdata, karena keluarga korban tidak mau mengekspos ke publik.

"Dalam pekan ini setidaknya kami bertemu tiga korban serangan buaya ini dan dari tiga korban tersebut hanya satu yang terdata, sementara dua lainnya tidak terdata," katanya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.