Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sepanjang 2024, IHSG Menguat 2,14 Persen

📅 Selasa, 12 Mar 2024, 08:44 WIB | Oleh:
Sepanjang 2024, IHSG Menguat 2,14 Persen Doc: istimewa

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat menguat 154,91 poin atau sekitar 2,14 persen sepanjang tahun ini hingga akhir pekan lalu. Kinerja tersebut dinilai cukup bagus mengingat banyak indeks saham Asia melemah pada periode sama.

Analis Waterfront Sekuritas Ratna Lim melihat pergerakan IHSG sepanjang tahun ini dipengaruhi musim pembagian dividen dan perkembangan harga komoditas. Di sisi lain, sentimen negatif berasal dari suku bunga yang masih relatif tinggi serta potensi inflasi akibat faktor musiman.

Seperti diketahui, IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (8/3) sore, ditutup naik mengikuti penguatan bursa saham kawasan Asia. IHSG ditutup menguat 7,95 poin atau 0,11 persen ke posisi 7.381,91, sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 3,78 poin atau 0,38 persen ke posisi 1.000,34.

"Tetap tinggi nya cadangan devisa (cadev) menjadi pelindung ekonomi Indonesia di tengah volatilitas global," ujar Financial Expert Ajaib Sekuritas Ratih Mustikoningsih di Jakarta, Jumat pekan lalu.

Dari dalam negeri, Bank Indonesia (BI) melaporkan posisi cadev)l pada Februari 2024 sebesar 144 miliar dolar AS atau turun dari bulan sebelumnya sebesar 145,1 miliar dolar AS, atau setara dengan pembiayaan 6,5 bulan impor atau 6,3 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, sekaligus di atas kecukupan standar internasional, yaitu 3 bulan impor.

Dari mancanegara, Bank Sentral Eropa (ECB) pada Februari 2024, kembali mempertahankan suku bunga di level 4,5 persen, atau level tertinggi sejak 22 tahun dan telah dipertahankan ECB dalam 4 pertemuan beruntun. ECB juga memproyeksikan pertumbuhan ekonomi di tahun 2024 sebesar 0,6 persen pertumbuhan minimalis di tengah tingkat suku bunga tinggi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...
Olahraga
NBA dan FIBA Tetap Berkomit...
Olahraga
Alcaraz Merasa Segar Secara...
Nasional
Menakar Ruang Kebijakan di ...
Advertisement
Fenomena Tikungan ke-13 Mandalika: Antara Mitos Atau Sekadar Medan Balap yang Sulit?

Fenomena Tikungan ke-13 Mandalika: Antara Mitos Atau Sekadar Medan Balap yang Sulit?

08 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.