Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pramono Janji Permudah Urus Izin Pembangunan Tempat Ibadah, Serius?

25 Minggu, 25 Okt 2026, 14:03 WIB | Oleh:
Pramono Janji Permudah Urus Izin Pembangunan Tempat Ibadah, Serius? Pramono Janji Permudah Urus Izin Pembangunan Tempat Ibadah, Serius? Doc: ist
Ket. Izinnya super-super sulit

JAKARTA – Selama ini di mana-mana pembangunan rumah ibadah selalu dipersulit. Maka, kalau Gubernur Jakarta Pramono Anung ingin mempermudah pengurusan izin rumah ibadah patut diacungi jempol. Masalahnya, ini rumah ibadah agama apa? Karena yang selama ini super-super sulit adalah urus izin membangun gereja. Kalau rumah ibadah yang lain tidak diketahui.

Semoga yang dimaksud dipermudah izinnya termasuk pembangunan gereja. Pramono menandaskan telah minta jajarannya mempercepat pengurusan izin pembangunan rumah ibadah agar tidak berlarut-larut bila seluruh persyaratan administrasi terpenuhi.

Hal itu dikatakan Gubernur Jakarta setelah meresmikan Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (GMHAK) Taman Harapan Jaya, Jakarta Timur, setelah proses pengurusan izin dan pembangunan gereja tersebut berlangsung lebih dari 25 tahun.

"Pembangunan gereja ini berjalan sangat panjang sekali, 25 tahun lebih mengurusnya. Saya tahu bahwa untuk mengurus izin yang disebut dengan PBG dan sebagainya itu tidak gampang," kata Gubernur Pramono Anung dalam peresmian GMAHK Taman Harapan di Jakarta, Minggu.

Pramono mengatakan proses perizinan rumah ibadah perlu mendapat perhatian agar tidak berlarut-larut, terutama setelah seluruh persyaratan administrasi terpenuhi. Lebih lanjut, dia mengatakan telah meminta jajaran Pemerintah Provinsi Jakarta untuk memberikan perhatian khusus terhadap proses perizinan pembangunan rumah ibadah.

“Seyogianya dalam waktu kalau administrasinya sudah selesai, seminggu-dua minggu harus selesai. Dan itu secara konsisten saya lakukan. Begitu sampai di meja saya untuk menandatangani dan memberikan persetujuan tidak lebih dari 5 menit. Tidak lebih,” ucapnya.

Ia menegaskan bahwa sebagai Gubernur Jakarta, dirinya harus melayani seluruh umat beragama tanpa membedakan agama, ras, maupun etnis. Pramono juga meminta Wali Kota Jakarta Timur Munjirin untuk membantu menyelesaikan sejumlah pekerjaan yang belum rampung di gereja tersebut, termasuk penyelesaian tembok dan persoalan perizinan yang berkaitan dengan bangunan di sebelahnya.

Sementara, Ketua Jemaat Gereja, Reapelt Kairupan, mengatakan total anggaran pembangunan GMHAK Taman Harapan Jaya mencapai Rp7,234 miliar. Anggaran tersebut berasal dari swadaya jemaat, donatur, penjualan hasil gereja lama, serta dukungan organisasi Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh, yakni Indonesia Uni Kawasan Tengah dan Konferens DKI Jakarta.

“Anggaran secara total sebesar Rp7.234.000.000. Sumber dananya: pertama, swadaya atau umat jemaat; kemudian kedua, donatur; dan ketiga, penjualan hasil gereja lama kita; dan yang keempat, dari organisasi Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh dalam hal ini Indonesia Uni Kawasan Tengah dan Konferens DKI Jakarta,” kata Reapelt.

Ia mengatakan pembangunan gereja tersebut saat ini baru mencapai 80 persen, meskipun bangunan sudah dapat digunakan untuk kegiatan ibadah. “Saat ini progres pembangunan, Pak Gubernur, baru berjalan 80 persen, tapi kami sudah bisa beribadah di tempat ini. Masih ada 20 persen yang sisa yang akan kami selesaikan,” ucapnya.

Dengan demikian, diharapkan keberadaan gereja tersebut dapat menjadi tempat bagi jemaat untuk beribadah dan memperoleh kedamaian, sekaligus memperkuat kehidupan toleransi antar umat beragama di Jakarta.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Pramono Janji Permudah Urus...
Rona
Menggunakan Vape Merusak Pa...
Daerah
Kerawangan Papua Tengah Cuk...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
KP3 ABAS Deklarasikan Pembentukan Provinsi Aceh Barat Selatan

KP3 ABAS Deklarasikan Pembentukan Provinsi Aceh Barat Selatan

25 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.