Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Seorang Remaja di Palangka Raya Tenggelam di Sungai Diduga Keram

📅 Selasa, 12 Mar 2024, 15:52 WIB | Oleh:
Seorang Remaja di Palangka Raya Tenggelam di Sungai Diduga Keram Doc: ANTARA/Rajib Rizali
Ket. Tim SAR Gabungan, pada saat melakukan proses pencarian hari kedua korban tenggelam di Sungai Kahayan, Kota Palangka Raya, (11/3).

Palangka Raya -- Tim SAR Basarnas Palangka Raya melakukan pencarian terhadap seorang remaja pria berinisial MA, yang tenggelam saat berenang bersama rekan-rekannya di Sungai Kahayan sekitar dermaga pelabuhan Flamboyan bawah, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, pada Minggu (10/3).

"Korban merupakan siswa kelas XII SMKN 2 Palangka Raya, jurusan Akuntansi," kata Koordinator Lapangan (Korlap) Basarnas Palangka Raya Muhammad Rizali, di Palangka Raya, Selasa.

Pria berusia 19 tahun tersebut diduga mengalami keram saat berenang sehingga terbawa arus Sungai Kahayan yang pada saat kejadian tengah meluap.

Dijelaskannya, sebelumnya korban bersama sembilan rekannya hanya berenang di dekat dermaga pelabuhan Flamboyan bawah. Kemudian delapan rekannya memutuskan untuk naik ke darat, sedangkan korban dan seorang rekannya lagi justru berenang ke tengah sungai dengan saling berpegangan tangan.

Namun setibanya di tengah sungai, pegangan tangan korban terlepas dari rekannya akibat derasnya arus Sungai Kahayan yang pada saat kejadian tengah meluap sehingga korban tenggelam di tengah sungai. Panik korban tenggelam, rekannya kemudian meminta bantuan warga sekitar.

"Usai menerima laporan, kami mengerahkan tim SAR untuk melakukan pencarian korban," ucapnya.

Lebih lanjut Rizali mengatakan, pada hari kedua pencarian korban, pihaknya melakukan pencarian sekitar radius dua kilometer dari lokasi korban dilaporkan tenggelam. Pencarian korban dilakukan mulai pukul 07.00 WIB hingga 17.00 WIB.

Namun dalam proses pencarian korban, pihaknya terkendala dengan arus sungai yang deras dan pasang sehingga pihaknya tidak dapat menerjunkan tim penyelam. Saat ini pihaknya menggunakan perahu karet sebanyak tiga unit, untuk melakukan penyisiran di Sungai Kahayan.

"Kami juga dibantu oleh BPBD Kota Palangka Raya, BPB-PK Kalteng, Polairud hingga tim relawan, semoga membuahkan hasil," ujarnya.

Saat ini, Tim SAR gabungan tersebut telah membuat posko SAR yang berada di dermaga pelabuhan Flamboyan bawah, untuk bersiaga selama tujuh hari ke depan. Jika dalam tujuh hari korban belum ditemukan, maka pihaknya akan melakukan pencarian dalam metode patroli.

Untuk itu masyarakat yang berada di kawasan bantaran sungai juga diminta agar dapat turut membantu dalam proses pencarian, dengan memperhatikan kondisi rumah masing-masing. Jika menemukan adanya tanda-tanda korban, segera laporkan kepada petugas yang berada di posko SAR gabungan.

"Kita berharap korban dapat segera ditemukan dan diserahkan kepada keluarganya. Untuk posko berlokasi di dermaga Flamboyan Bawah," ujarMuhammad Rizali.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Luar Negeri
Serangan Houthi Meningkat, ...

Kesialan Persebaya atau Dewi Fortuna bagi PSM?

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kesialan Persebaya atau Dew...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.