Keren Kebijakan Ini, Alat Kesehatan RSUD Bekasi Didominasi Produk Dalam Negeri
Selasa, 12 Mar 2024, 22:06 WIBKabupaten Bekasi - Alat kesehatan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat saat ini sudah didominasi produk dalam negeri, sesuai anjuran Penjabat Bupati Bekasi berkaitan penggunaan produk lokal di seluruh instansi pemerintahan dan pelayanan publik.
Wakil Direktur RSUD Kabupaten Bekasi Lilah Muslihah menyatakan bahwa sebagian besar alat kesehatan yang digunakan merupakan produk-produk buatan dalam negeri dengan komposisi lebih dari 60 persen.
"Memang masih ada alkes (alat kesehatan) yang diimpor, seperti ventilator atau alat bantu pernapasan bagi pasien," katanya di Cikarang, Selasa.
Dia mengatakan ventilator diimpor dari Amerika, Jerman, dan Jepang mengingat tidak ada pilihan lain demi kelancaran pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Di luar itu, ditekankan pemakaian produk dalam negeri sebagai prioritas.
"Kami utamakan produksi dalam negeri terlebih dahulu namun kalau tidak ada baru kami lakukan impor demi optimalisasi pelayanan kesehatan masyarakat," katanya.
Lilah mengaku pasokan alat kesehatan produksi dalam negeri sebelumnya masih relatif terbatas namun di tengah hilirisasi produk dalam negeri belakangan, produk lokal kini sudah semakin banyak.
Dirinya juga menyoroti keuntungan dari aspek administratif dan akuntabilitas yang lebih baik dalam menggunakan alat kesehatan buatan lokal. Sementara untuk produk impor, terdapat beberapa tahapan perizinan yang harus diikuti sesuai dengan regulasi yang berlaku.
"Kami lebih senang pengadaan alkes dalam negeri sebab secara dokumen dan pertanggungjawabkan lebih mudah. Namun kalau impor ada beberapa proses perizinan hingga kementerian. Karena demi pelayanan kesehatan, RSUD selalu menempuh mekanisme sesuai peraturan perundang-undangan," kata dia.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Tabrakan Kereta, Lima Korban Terjepit Wanita Semua. Mereka Terjepit Sejak Kejadian Senin hingga Selasa Pagi
-
Lebaran Puskesmas Tutup, Warga Bandung Kesulitan Akses Kesehatan, Ini Kata KDM
-
Konferensi pers Menekraf tanggapi kasus Amsal Sitepu
-
Perang Iran Hari ke-33 : Apa Saja yang Terjadi?
-
Pedagang Pernak-pernik Imlek di Jalan Pancoran Raya Kosongkan Lokasi
-
Demi Efisiensi Energi, Menaker Imbau Perusahaan Terapkan WFH Sehari dalam Sepekan
-
Kapan Idul Fitri? Kemenag: Tunggu Hasil Sidang Isbat 19 Maret 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.