Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tingkatkan Layanan, Menpan RB Luncurkan Mal Pelayanan Publik Digital di Banjarbaru

📅 Jumat, 08 Mar 2024, 00:01 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tingkatkan Layanan, Menpan RB Luncurkan Mal Pelayanan Publik Digital di Banjarbaru Doc: ANTARA/HO-Medcen Kominfo Banjarbaru
Ket. Wali Kota Banjarbaru Muhammad Aditya Mufti Ariffin menunjukkan QR Code MPP Digital Banjarbaru yang kemudian discan sebagai tanda peluncuran MPP Digital Kota Banjarbaru di Jakarta, Kamis (7/3/2024).

Banjarbaru - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Abdullah Azwar Anas meluncurkan Mal Pelayanan Publik (MPP) Digital milik Pemerintah Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan.

Selain MPP Digital yang dikelola Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu Banjarbaru, Menteri PAN-RB juga meresmikan MPP Digital kabupaten dan kota lainnya di Jakarta, Kamis.

"Launching MPP Digital yang telah dilakukan Menteri PAN-RB menandai pelayanan publik di Banjarbaru sudah diberikan secara digital," ujar Wali Kota Banjarbaru Muhammad Aditya Mufti Ariffin melalui keterangan tertulis di Banjarbaru, Kamis.

Menurut Aditya, MPP Digital tersebut memberikan kemudahan dan kecepatan dalam melayani masyarakat berurusan sesuai keperluan sehingga makin mudah, cepat dan tepat.

Aditya mengharapkan MPP Digital yang sudah memiliki gedung refresentatif dengan berbagai sarana prasarana dan fasilitas pendukung membuat pelayanan publik semakin cepat dan berkembang makin pesat.

"Semoga MPP digital yang telah diterapkan semakin memudahkan layanan kepada masyarakat, dan masyarakat maupun pelaku usaha bisa memanfaatkan inovasi terbaru ini dengan baik," ungkapnya.

Sebelumnya, Menteri PAN-RB saat meluncurkan MPP Digital sejumlah daerah di Indonesia mengatakan pembentukan MPP Digital sebagai langkah penting mendorong implementasi Sistem Pelayanan Berbasis Elektronik (SPBE).

"Negara-negara hebat dunia memiliki indeks SPBE yang bagus sehingga menjadi contoh bagaimana agar berjalan baik. Oleh karena itu, semua MPP yang sudah jalan kami dorong pelayanan berbasis digital," ujarnya.

Menteri Azwar Anas mengharapkan layanan pemerintah ke masyarakat bisa difasilitasi melalui empat ekosistem pelayanan MPP yaknidirect service, mobile service(layanan bergerak),self service dan electronic service.

"Melalui empat ekosistem pelayanan yang diberikan melalui MPP secara digital itu maka layanan menjadi lebih cepat, mudah dan terintegrasi seperti pelayanan KTP, SIM hingga pembuatan SKCK," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.