Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cegah Jatuh Korban, BPBD Sumsel Siapkan Antisipasi Bencana Hidrometeorologi

📅 Rabu, 06 Mar 2024, 00:12 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cegah Jatuh Korban, BPBD Sumsel Siapkan Antisipasi Bencana Hidrometeorologi Doc: ANTARA/HO
Ket. Pengendara sepeda motor saat melintasi jalan banjir di Kota Palembang Sumsel, Kamis (15/2/2024).

Palembang - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Selatan menyiapkan langkah-langkah antisipasi terhadap bencana hidrometeorologiseperti banjir dan tanah longsor yang berpotensi terjadi selama musim hujan.

Kepala BPBD Sumsel M Iqbal Alisyahbana, Selasa, mengatakan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi wilayah Sumsel masih akan menghadapi musim hujan dan berpotensi dilanda bencana hidrometeorologi.

Oleh sebab itu, pihaknya menyiapkan langkah-langkah antisipasi seperti mempersiapkan personel, peralatan dan logistik di kabupaten dan kota rawan bencana seperti Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), OKU Timur, OKU Selatan, Musi Rawas, Musi Rawas Utara, Banyuasin, Ogan Ilir, dan Kota Palembang

Kemudian, pihaknya juga menyampaikan ke daerah untuk kesiapsiagaan dan langkah antisipasinya, mulai dari peralatan dan perlengkapan, personel serta hal lainnya.

"Kami sudah memetakan wilayah rawan bencana dan melengkapi peralatan. Dalam waktu dekat kami juga akan memberikan bantuan peralatan dan logistik ke kabupaten dan kota," kata Iqbal.

Sementara itu, Koordinator Bidang Observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi SMB II Palembang Veronica Sinta Andayani mengatakan pihaknya memprediksi hampir di seluruh wilayah di Sumsel akan turun hujan dalam waktu sepekan ke depan.

"Dari model prakiraan cuaca yang terus kami monitor hampir seluruh wilayah di Sumsel diprakirakan terdapat potensi hujan dalam waktu sepekan ke depan," katanya.

Ia menjelaskan intensitas hujan akan bervariasi dari ringan hingga lebat disertai angin kencang atau puting beliung dan petir. Hal yang perlu diwaspadai adalah akumulasi hujan yang terjadi berhari-hari dapat menyebabkan banjir atau genangan lambat surut dan kerentanan tanah untuk longsor.

"Waspadai juga daerah atau titik rawan banjir dan genangan, perlancar saluran air dan menjaga kebersihan drainase," jelasnya.

Ia mengatakan cuaca yang terjadi itu juga dipengaruhi oleh pola angin kovergensi dan sirkulasi di sekitar Sumsel dan juga dinamika atmosfer Osilasi Madden-Julian yang sedang aktif di wilayah Indonesia bagian barat.

"Serta monsun Asia yang masih aktif yang menyebabkan pertumbuhan awan hujan semakin intensif sepekan ini," kata Sinta.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Gempa Tibet Tewaskan 16 Ora...
Megapolitan
BMKG Peringatkan Hujan Leba...

Kemenkes Perluas Cek Kesehatan Gratis

49 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Kemenkes Perluas Cek Keseha...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.