Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BKSDA Aceh Bawa Dua Gading Gajah Sumatera yang Mati di Nagan Raya

📅 Rabu, 06 Mar 2024, 17:40 WIB | Oleh:
BKSDA Aceh Bawa Dua Gading Gajah Sumatera yang Mati di Nagan Raya Doc: ANTARA/HO
Ket. Seekor gajah Sumatera (Elephas Maximus Sumatrensis) ditemukan mati di kawasan bantaran sungai di Desa Paya Udeung, Kecamatan Seunagan, Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, Jumat (1/3).

NAGAN RAYA - Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Aceh membawa dua buah gading Gajah Sumatera (Elephas Maximus Sumatrensis) ke Banda Aceh, yang sebelumnya ditemukan mati di kawasan bantaran sungai di Desa Paya Undan, Kecamatan Seunagan, Kabupaten Nagan Raya, Aceh.

"Dua gading gajah ini dibawa oleh tim dokter forensik BKSDAuntuk kepentingan pemeriksaan lanjutan," kata Kapolsek Seunagan, Polres Nagan Raya, Aceh,Iptu M Thaharsaat dikonfirmasi ANTARA di Suka Makmue, Rabu.

Ia menyebutkan tim dokter BKSDA yang sebelumnya turun ke Nagan Raya belum bisa mengidentifikasi penyebab matinya seekor Gajah Sumatera di daerah ini, karena kondisi bangkai gajah telah membusuk.

Polisi yang turut mendampingi proses otopsi Gajah Sumatera tersebut, kata dia, sejauh ini masih menunggu informasi lanjutan dari BKSDA Aceh terkait hasil pemeriksaan yang telah dilakukan dokter, guna mengetahui penyebab gajah tersebut mati.

Ia menjelaskan bangkai gajah tersebut juga telah dikuburkan di lokasi temuan, mengingat kondisi bangkai yang telah membusuk dan menimbulkan bau tidak sedap.

Penguburan dilakukan menggunakan satu unit alat berat yang khusus didatangkan ke lokasi temuan gajah, sehingga bau tak sedap tidak menyebar ke lingkungan masyarakat di sekitar lokasi kejadian.

IM Tahar menjelaskan kasus tersebut saat ini masih menjadi fokus pihak kepolisian guna dilakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kematian gajah di Nagan Raya tersebut. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

26 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

35 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.