Terobosan Cerdas, Pemkab Sebut Pesta Laut di Kukar 2024 Berdayakan Ekonomi Masyarakat
Senin, 04 Mar 2024, 00:53 WIBKutai Kartanegara - Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, menyebutkan kegiatan Pesta Laut Pesisir Nusantara 2024 di Samboja pada Sabtu-Minggu (2-3/3) memberdayakan ekonomi masyarakat melalui pelibatan pelaku UMKM
"Tujuan gelaran pesta laut ini di antaranya adalah melestarikan seni dan budaya daerah, kemudian untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, terutama warga setempat yang menggeluti usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM)," ujar Wakil Bupati Kukar Rendi Solihin di Tenggarong, Minggu.
Pesta Laut Pesisir Nusantara ini merupakan agenda tahunan yang awalnya diselenggarakan oleh para nelayan di Kecamatan Samboja.
Namun kini acara tersebut masuk dalam kalender tahunan Dinas Pariwisata Kabupaten Kukar, bahkan telah masuk dalam Program Kukar Idaman berupa Kutai Kartanegara Kaya Festival (K3F).
Pesta laut yang dipusatkan di halaman Pasar Samboja Kuala kali ini menyuguhkan berbagai kegiatan yang berkaitan dengan adat istiadat setempat, dipadu dengan pentas musik dengan agenda utama berupa Ritual Adat Budaya Pesta Laut, Melarung, Berlimbur (tradisi saling siram) dan Hias Perahu Nelayan.
Semua kegiatan tersebut diperuntukkan bagi masyarakat umum, bahkan masyarakat yang hadir juga dapat menyaksikan berbagai hiburan musik, artis nasional, termasuk tari tradisional yang disuguhkan panitia.
Galang, salah seorang pengunjung di festival ini mengaku sangat menikmati berbagai seni dan budaya yang disajikan, bahkan ia juga menikmati berbagai sajian kuliner yang disajikan para UMKM mulai gado-gado, makanan ringan dan aneka minuman yang telah ia beli.
Sementara Kepala Bidang Industri Pariwisata Dinas Pariwisata Kabupaten Kukar Antony Kusbiantoro mengatakan Pesta Laut Nusantara yang dikemas dalam bentuk festival ini merupakan komitmen Pemkab Kukar melalui Program Kukar Kaya Festival.
"Festival ini merupakan program dedikasi Pemkab Kukar untuk masyarakat yang sejahtera dan berbahagia, karena selain untuk melestarikan adat dan budaya, gelar ini juga menjadi tempat hiburan dan sebagai sarana untuk menjual berbagai produk lokal Samboja, terutama dari kalangan UMKM," ujar Antony.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Mensesneg, Seskab dan Menpora Lepas Ribuan Pelari Merdeka Run 8.0 K
-
Utang Luar Negeri Indonesia Capai $435,6 Miliar per Mei 2025, Pertumbuhan Melambat
-
KPK Buka Peluang Periksa Biro Haji di Luar Jakarta dan Jatim
-
Alcaraz dan Sabalenka Jadi Bintang Utama di Perempat Final Wimbledon
-
Cilic Singkirkan Harapan Tuan Rumah Jack Draper dari Wimbledon
-
Panglima TNI Dampingi Presiden RI Pada Akad Massal 26.000 KPR FLPP
-
Kemenperin Bangun Ekosistem Industri Fesyen Nasional Berbasis Potensi Daerah
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.