Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pekalongan sediakan 500 paket sembako pada gerakan pangan murah

📅 Senin, 04 Mar 2024, 16:44 WIB | Oleh:
Pekalongan sediakan 500 paket sembako pada gerakan pangan murah Doc: ANTARA/HO-Humas Kabupaten Pekalongan
Ket. Bupati Pekalongan Fadia Arafiq meninjau kegiatan gerakan pangan murah di Kecamatan Kedungwuni, Senin (4/2/2024).

Pekalongan - Pemerintah Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, menyediakan 500 paket sembako untuk kegiatan gerakan pangan murah di kantor Kecamatan Kedungwuni, Senin, sebagai upaya mencegah kenaikan harga pangan, terutama beras.

Bupati Pekalongan Fadia Arafiqmengatakan kegiatan gerakan pangan murah ini sudah beberapa kali diselenggarakan dan ditargetkan berlangsung hingga 1-2 hari sebelum Lebaran 2024.

"Kami berharap langkah ini dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok terutama menjelang Ramadhan dan Lebaran 2024, serta memastikan ketersediaan pasokan pangan yang memadai," katanya.

Menurut dia, pelaksanaan gerakan pangan murah merupakan salah satu upaya pemerintah mengatasi kenaikan harga kebutuhan pokok, terutama beras, yang masih cukup tinggi.

Pemkab, kata dia, menyediakan 500 paket sembako yang terdiri atas beras, gula, dan minyak, serta 1.500 kantong ukuran 5 kilogram, serta kebutuhan pokok lainnya seperti bawang merah, bawang putih, dan telur dengan harga terjangkau.

"Melalui kegiatan pangan murah ini, minimal para pemasok juga akan melihat bahwa kamimelakukan upaya menurunkan harga dan dilakukan terus-menerus sehingga diharapkan harga bahan pangan akan stabil," katanya.

Menurut dia, pihaknya memastikan ketersediaan beras di daerah masih aman menjelang Ramadhan dan Lebaran 2024 karena stok masih mampu memenuhi kebutuhan hingga 3 bulan ke depan.

Berdasar keterangan gudang Bulog Pekalongan, stok beras mencapai sekitar 2.300 ton sehingga masih aman untuk mencukupi kebutuhan pangan masyarakat hingga 3 bulan ke depan.

"Stok beras Bulog aman, semua juga aman. Yang kami tekankan adalah agar harga beras di pasar tidak ikut melambung," katanya.

Fadia mengatakan pihaknya menjalin kolaborasi dengan Bank Indonesia untuk memberikan subsidi transportasi sembako kepada distributor agar harga bahan pangan bisa terjangkau oleh masyarakat.

"Kami berharap upaya tersebut dapat membantu menurunkan harga sembako dan kebutuhan pokok lainnya. Melalui langkah-langkah seperti ini, harga bahan pangan akan menjadi lebih terkendali," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Air Baku PDAM Bangka Tengah...
Megapolitan
Minggu Sore Hujan Mengintai...
Advertisement
Hasil UEFA Nations League: Inggris Catatkan Kemenangan Terbesar Pertama Usai Hancurkan Kroasia 7-0

Hasil UEFA Nations League: Inggris Catatkan Kemenangan Terbesar Pertama Usai Hancurkan Kroasia 7-0

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.