Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perkuat Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian Gunungkidul Dorong Optimalisasi Lahan Pekarangan

📅 Selasa, 27 Feb 2024, 01:44 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perkuat Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian Gunungkidul Dorong Optimalisasi Lahan Pekarangan Doc: ANTARA/HO-Dokumen Dinas Pertanian dan Pangan
Ket. Panen padi di Gunungkidul.

Gunungkidul - Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mendorong optimalisasi lahan pekarangan untuk peningkatan ketahanan pangan dalam upaya menaikkan nilai tukar petani sebesar 105,55.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) DIY, nilai tukar petani pada tahun 2023 sebesar 105,55.

"Kami mendorong petani memanfaatkan pekarangan untuk menjaga ketahanan pangan keluarga," kata Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul Rismiyadi di Gunungkidul, Senin (26/2).

Rismiyadi mengatakan bahwa Pemkab Gunungkidul melalui dinas pertanian menjamin ketersediaan sarana produksi pertanian seperti benih danpupuk.

Pemkab juga membangun infrastruktur dasar pertanian seperti irigasi, jalan usaha tani, dan mekanisasi pertanian.

"Kami melakukan stabilisasi harga pangan melalui gerakan pangan murah, pasar tani, dan pekan tani," kata Rismiyadi.

Sebelumnya, Wakil Bupati Gunungkidul Heri Susanto mengatakan bahwa daerah ini mendapat alokasi bantuan benih padi untuk 6.000 hektare dan jagung untuk17.000hektare dari Kementerian Pertanian.

Bantuan benih padi dan jagung diperuntukan bagi petani guna memenuhi ketersediaan pangan dalam negeri.

"Akibat kemarau panjang, yakni dampak El Nino banyak petani di Gunungkidul yang gagal tanam sampai dua kali. Maka, pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian mengalokasikan bantuan benih padi 6.000 hektare dan jagung17.000hektare," kata Heri Susanto.

Wakil Bupati mengatakan bahwa bantuan benih bila senilai Rp17,34 miliar. Bantuan benih padi dan jagung ini paling banyak jika dibandingkan dengan kabupaten lain di DIY.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementan. Semoga membantu meringankan petani dalam penyediaan benih," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Anoman Obong Kalau Jadi Tema Game Bakal Seru

25 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Anoman Obong Kalau Jadi Tem...
Olahraga
PSS Sleman Gagal Melanjutka...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.