Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cegah Lonjakan Harga Beras, Pemkab Subang Gelar Operasi Pasar

📅 Selasa, 27 Feb 2024, 00:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cegah Lonjakan Harga Beras, Pemkab Subang Gelar Operasi Pasar Doc: ANTARA/HO-Pemkab Subang
Ket. Pj Bupati Subang Imran.

Subang - Pemerintah Kabupaten Subang, Jabar, masih terus menggelar operasi pasar murah di sejumlah titik untuk mengintervensi pasar sebagai upaya stabilisasi harga beras di pasaran.

"Hari ini operasi pasar murah digelar di tiga titik, yakni di Kecamatan Pagaden, Binong, dan Kecamatan Tambakdahan," kata Penjabat Bupati Subang, Imran, di Subang, Senin.

Ia mengatakan bahwa operasi pasar murah digelar oleh Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Subang.

Menurut dia, pada Januari lalu inflasi di Subang hampir mencapai 4,90 persen dan salah satu komoditas penyumbang inflasi adalah beras.

Ia mengaku heran, karena meskipun Subang dikenal sebagai sentra produksi beras nomor tiga di Jawa Barat, tapi beras medium dari Subang tidak tersedia di pasar, dan beras premium yang tersedia di toko-toko besar harganya jauh di atas harga standar.

Ia menyampaikan, untuk mengatasi masalah ini Pemerintah Kabupaten Subang melakukan operasi pasar dan melakukan intervensi.

Imran juga menjelaskan, gerakan pangan murah ini mengikutsertakan UMKM, minimarket, dan Bulog.

Adapun komoditas utama yang dijual pada gerakan pangan murah tersebut difokuskan pada beras dan minyak goreng dengan harga di bawah pasar.

Ia berharap dengan adanya kegiatan tersebut mampu meringankan beban daya beli masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok.

Selanjutnya Imran mengajak seluruh masyarakat untuk membudidayakan gerakan menanam sayur dan kebutuhan bumbu lainnya di pekarangan rumah seperti cabai, tomat, dan lain-lain.

Sementara itu, rata-rata harga sembako di Subang per Senin ini di antaranya harga beras premium sebesar Rp16 ribu per kilogram dan beras medium Rp15 ribu per kilogram.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

26 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

35 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.