Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mengenaskan Nasib Perempuan Ini yang Meninggal dengan Sejumlah Luka di Rumah Kekasihnya

📅 Senin, 26 Feb 2024, 06:36 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mengenaskan Nasib Perempuan Ini yang Meninggal dengan Sejumlah Luka di Rumah Kekasihnya Doc: ANTARA/ HO-polisi
Ket. Polisi memeriksa jenazah korban yang ditemukan meninggal dunia di depan kamar mandi rumah kekasihnya di Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.

Kediri - Aparat Kepolisian Sektor Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur mengusut temuan mayat perempuan di depan kamar mandi rumah kekasihnya, Kelurahan Pare, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri.

Kapolsek Pare AKP Bowo Wicaksono mengemukakan korban bernama Deasy Rahmasari (19), warga Kelurahan Pare. Ia ditemukan meninggal dunia di depan kamar mandi rumah kekasihnya, dengan sejumlah luka di tubuhnya.

"Kami masih mendalami penyelidikan dan pemeriksaan saksi saksi. Untuk korban kami bawa ke RS Bhayangkara Kediri untuk autopsi," katanya di Kediri, Minggu.

Ia mengatakan, korban ditemukan pertama kali oleh paman kekasihnya, Iwan Susanto, yang baru pulang dari berjualan nasi goreng bersama istrinya Wiwik.

Saat sampai di rumah, Iwan ke kamar mandi dan mengetahui korban Deasy Rahmasari berada di depan kamar mandi dengan posisi tengkurap. Ia juga mengecek dan langsung kaget, sebab menemukan korban sudah meninggal dunia.

Mengetahui itu, Iwan memberitahu istrinya dan sejumlah kerabat lainnya. Selain itu, juga memberi tahu Handi Santoso, ayah dari Andi Hermawan yang merupakan kekasih dari korban. Handi dan Iwan tinggal bersebelahan rumah dengan kamar mandi bersama, di Jalan Letjen Sutoyo RT 40 RW 11, Kelurahan Pare, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri.

Temuan itu juga dilaporkan ke polisi. Petugas yang mendapati itu kemudian ke lokasi tempat kejadian perkara. Kemudian, jenazah korban dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan lanjut. Dari hasil pemeriksaan awal, ditemukan sejumlah luka di anggota tubuhnya termasuk luka di leher korban.

Untuk itu, polisi membawa jenazah korban ke RS Bhayangkara Kediri untuk proses autopsi. Polisi ingin memastikan penyebab kematian korban.

Kendati ada luka di bagian leher, Kapolsek mengaku belum bisa memastikan itu adalah luka bekas cekikan. Hingga kini, pihaknya masih menunggu hasil autopsi.


Ia menambahkan, sesuai dengan informasi dari keluarga, setelah Hari Raya Idul Fitri 2024 ini, akan diadakan lamaran. Namun, polisi belum masih menunggu informasi lebih lanjut. Sejumlah saksi diperiksa termasuk kekasih korban.

"Kami masih menunggu hasil autopsi. Luka di leher yang mencurigakan. Kalau luka lainnya di pelipis," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.