BPBD Cianjur Tempatkan Relawan di Obyek Wisata Air
Minggu, 25 Feb 2024, 18:38 WIBCIANJUR - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menempatkan puluhan relawan di obyek wisata air di wilayah selatan, sebagai upaya antisipasi dan penanganan cepat ketika terjadi hal tidak diinginkan menimpa wisatawan seiring tingginya curah hujan.
Kepala Pelaksana BPBD Cianjur Asep Sukma Wijaya di Cianjur, Minggu, mengatakan informasi yang diterima pihaknya dari BMKG hujan deras dengan intensitas tinggi akan melanda sebagian besar wilayah Cianjur hingga Maret, sehingga kewaspadaan harus tingkatkan.
"Termasuk di obyek wisata air yang banyak terdapat di wilayah selatan Cianjur, mulai dari air terjun sampai dengan pantai selatan yang banyak dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah, terutama menjelang masuknya bulan puasa," katanya.
Puluhan petugas dan Relawan Tangguh Bencana (Retana) disiagakan di obyek wisata air sebagai upaya antisipasi, sekaligus melakukan pengawasan dan mengimbau wisatawan tidak mendekati bibir pantai atau air terjun ketika debit air meningkat disertai hujan lebat.
Petugas dan relawan akan berkoordinasi dengan pengelola tempat wisata, guna melakukan imbauan bagi wisatawan untuk mencari tempat aman ketika terjadi air bah atau bencana alam yang disebabkan hujan lebat.
"Relawan akan meminta pengelola untuk meningkatkan pengawasan dan imbauan bagi wisatawan yang datang untuk tidak mendekati jatuhnya air di wisata air terjun atau pinggir pantai ketika gelombang tinggi seiring hujan deras yang turun," katanya.
Pengelola Curug CitamburSundara Saputramengatakan tingkat kunjungan ke obyek wisata air terjun sejak beberapa pekan terakhir meningkat, terutama saat akhir pekan menjelang masuknya bulan puasa dan didominasi wisatawan lokal dan luar kota.
"Kami tingkatkan kordinasi dengan berbagai pihak, termasuk relawan BPBD Cianjur, Forkopimcam, dan aparat TNI/Polri, seiring tingginya angka kunjungan setiap akhir pekan yang disertai hujan lebat, wisatawan diminta tidak bermain air saat hujan turun," katanya.
Pihaknya menambah jumlah petugas yang terdiri dari karang taruna setempat untuk melakukan pengawasan terhadap wisatawan guna memastikan mereka berlibur dengan aman dan nyaman, termasuk meminta mereka naik dari aliran air terjun ketika debit air meningkat.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
Cuaca Hari Ini, BMKG Prediksi Jakarta Diguyur Hujan Ringan Sore hingga Malam
-
Tekan Stunting, Pemkot Ambon Perkuat Pendampingan Keluarga
-
Kendaraan Tinggalkan Jabotabek Capai 1,48 Juta Unit per H-3 Lebaran
-
BAPPISUS: Pemerintah Jamin Stok Pangan dan Energi Aman
-
Petani Sulsel Dapat Bantuan 2.300 Ton Benih Padi Gratis
-
DPRD Jabar Panggil BBKSDA Terkait Kematian Anak Harimau Benggala di Bandung Zoo
-
Pemkot Tangerang Optimalkan Literasi Bergerak untuk Edukasi PP Tunas
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.