Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mengagetkan, 69 Warga Kota Serang Terjangkit DBD Dirawat di RSUD

📅 Sabtu, 24 Feb 2024, 05:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mengagetkan, 69 Warga Kota Serang Terjangkit DBD Dirawat di RSUD Doc: ANTARA/Desi Purnama Sari
Ket. Suasana di RSUD Kota Serang, Banten, Jumat (23/2/2024).

Serang - Sebanyak 69 warga Kota Serang, Banten, terjangkit demam berdarah dengue (DBD) dan dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Serang.

Kabid Pelayanan RSUD Kota Serang, Leni Suryani, di Serang, Jumat, mengatakan hingga kini tercatat 69 pasien DBD dirawat di RSUD Kota Serang. Jumlah ini meningkat tajam dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

"Pada Desember 2023 hanya ada 24 kasus DBD. Kemudian meningkat menjadi 43 kasus di bulan Januari, dan sekarang sudah mencapai 69 kasus," katanya.

Ia mengatakan lonjakan kasus DBD ini diduga akibat faktor cuaca dan kurangnya kesadaran masyarakat dalam menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

"Masyarakat harus mulai menggalakkan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) di seluruh wilayah Kota Serang," kata Leni.

Leni mengaku pihak RSUD Kota Serang terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi pasien DBD. Namun, dengan keterbatasan ruang dan tenaga medis, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan melakukan pencegahan DBD secara mandiri.

Ia juga mengingatkan agar masyarakat menerapkan pola 3M Plus agar terhindar dari kasus DBD.3M itu menguras, menutup, dan mengubur tempat penampungan air, serta plusnya seperti membersihkan lingkungan secara rutin.

"Gunakan kelambu saat tidur, memakai pakaian yang menutupi tubuh saat beraktivitas di luar ruangan, menggunakan obat antinyamuk," ujarnya.

Adapun upaya yang terus dilakukan untuk pencegahan peningkatan kasus DBD, pihak Dinkes Kota Serang dan Puskesmas terus melakukan sosialisasi tentang PHBSterutama di lingkungan.

"DBD itu kan penyebab utamanya gigitan nyamuk yang sudah terinfeksi virus," tuturnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.