Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pesawat Antariksa AS Kembali Mendarat di Bulan

📅 Jumat, 23 Feb 2024, 10:31 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pesawat Antariksa AS Kembali Mendarat di Bulan Doc: AP/Intuitive Machines
Ket. Gambar yang disediakan oleh Intuitive Machines menunjukkan pendarat bulan Odysseus di sisi dekat Bulan setelah penyisipan orbit Bulan pada Rabu, 21 Februari 2024.

CAPE CANAVERAL - Untuk pertama kalinya sejak era Apollo, sebuah pesawat ruang angkasa Amerika mendarat di Bulan. Sebuah robot komersial tanpa awak, yang didanai oleh NASA membuka jalan bagi astronaut AS untuk kembali ke tetangga kosmik Bumi pada akhir dekade ini.

Odysseus, yang dikembangkan oleh Intuitive Machines yang berbasis di Houston, mendarat di dekat kutub selatan Bulan pada hari Kamis (22/2) pukul 23.23 GMT, setelah penurunan terakhir yang menegangkan di mana pengondtrol penerbangan harus beralih ke sistem pendaratan eksperimental dan memerlukan waktu beberapa menit untuk melakukan kontak radio dengan pendarat Bulan setelah berhenti.

"Hari ini untuk pertama kalinya dalam setengah abad, AS telah kembali ke Bulan," kata administrator NASA Bill Nelson dalam sebuah video. "Hari ini untuk pertama kalinya dalam sejarah umat manusia, sebuah perusahaan komersial, sebuah perusahaan Amerika, meluncurkan dan memimpin perjalanan ke sana."

Gambar dari "EagleCam" eksternal yang dirancang untuk ditembakkan dari pesawat ruang angkasa pada detik-detik terakhir penurunannya dirilis Jumat (23/2) pagi, kata anggota tim kepada AFP.

"Setelah memecahkan masalah komunikasi, pengontrol penerbangan telah mengonfirmasikan bahwa Odysseus dalam keadaan tegak dan mulai mengirimkan data," kata Intuitive Machines dalam pembaruan terbarunya pada X.

"Saat ini, kami sedang berupaya menghubungkan gambar pertama dari permukaan Bulan."

Penjelajahan ke Bulan sebelumnya yang dilakukan oleh perusahaan Amerika lainnya pada bulan lalu berakhir gagal, meningkatkan pertaruhan untuk menunjukkan bahwa industri swasta mengulangi prestasi yang terakhir dicapai oleh NASA selama misi berawak Apollo 17 pada 1972.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog denga...
Luar Negeri
PBB Serukan Negara-negara T...

Wabah Ebola Tewaskan Lebih dari 4.000 Warga di Kongo

37 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Wabah Ebola Tewaskan Lebih ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.