Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pembangunan Jembatan Pantai Bakti Dilanjutkan

📅 Jumat, 23 Feb 2024, 04:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pembangunan Jembatan Pantai Bakti Dilanjutkan Doc: ANTARA/Pradita Kurniawan Syah
Ket. Jembatan Pantai Bakti, Kecamatan Muaragembong, Kabupatan Bekasi, Jawa Barat, yang pembangunannya terhenti enam tahun.

BEKASI - Pembangunan Jembatan Pantai Bakti, Kecamatan Muaragembong, Bekasi dilanjutkan. Proyek ini sempat terhenti hampir enam tahun. Jembatan itu untuk mewujudkan pemerataan dan percepatan pembangunan infrastruktur Muaragembong.

Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi Kabupaten Bekasi, Henri Lincoln, menjelaskan pembangunan jembatan dilanjutkan tahun ini karena perannya memang penting.

"Tahun ini, kita lanjutkan karena memang begitu dibutuhkan masyarakat. Nilai pekerjaan tersebut mencapai 120 miliar, termasuk jalan pendekat," katanya di Cikarang, Bekasi, Kamis.

Lebih jauh, Henri menyebut pemerintah daerah sudah mengajukan permohonan rekomendasi teknis pembangunan kepada Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) CitarumKementerian PUPR. Jadi, tinggal menunggu hasil, sebelum melanjutkan ke tahapan berikutnya.

Henri juga sudah sidang dan kunjungan lapangan. Dia berharap dalam beberapa hari ke depan sudah keluar rekomendasiteknisnya, sehingga bisa langsung dipercepat ke tahap pengadaan barang dan jasa.

Menurut Henri, pembangunan jembatan yang menghubungkan Desa Pantai Bakti dan Desa Pantai Mekar ini sudah pernah dilakukan, tapi baru terbangun separuh. Maka, ini dikenal dengan nama "jembatan bunting."

Pekerjaan tahap pertama jembatan dengan panjang 120 meter ini menelan biaya 16 miliar. Dana diambil dari APBD Kabupaten Bekasi tahun 2017. Bupati Bekasi, Dani Ramdan, menuturkan, tidak ada masalah alasan pembangunan dihentikan. Hanya, minim komitmen dalam penganggarannya, sehingga jembatan itu tidak dilanjutkan.

"Persoalannya hanya di anggaran karena biayanya memang besar. Tahun-tahun kemarin pun akan dibangun, tapi terhambat Covid-19. Lalu, setelah masa pemulihan, pembangunan jembatan bisa dilanjutkan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.