Dampak Hujan Deras, Tanah Longsor Sebabkan Kemacetan di Jalan Nasional Ruteng-Reo-Kedindi

Jumat, 23 Feb 2024, 00:44 WIB

Labuan Bajo - Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Manggarai menyebabkan jalan lintas Ruteng-Reo-Kedindi tepatnya di km 34 Kampung Lous Desa Riung, Kecamatan Cibal mengalami kemacetan.

"Tadi pagi sempat terjadi kemacetan tiga sampai empat jam karena ada kayu yang melintang dan material batu di jalan," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Manggarai Stefanus Tawar dihubungi dari Labuan Bajo, Kamis (22/2).

Ket. Foto: Tanah longsor di jalan lintas Ruteng-Reo-Kedindi tepatnya di km 34 Kampung Lous, Desa Riung, Kecamatan Cibal, Kabupaten Manggarai, NTT, Kamis (22/2/2024). — Sumber: ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi

Dia menjelaskan daerah itu dinilai selama ini berpotensi terjadi bencana tanah longsor jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi.

"Tadi kami sudah koordinasi dengan PPK Satker jalan negara Ruteng-Reo-Kedindi dan mereka sudah tangani pemulihan jalan tersebut," katanya.

Dia mengakui saat ini di Kabupaten Manggarai telah memasuki musim penghujan sehingga potensi bencana hidrometeorologi bisa terjadi.

"Karena topografi di Kabupaten Manggarai banyak lereng yang ekstrem dengan kemiringan di atas 45 derajat sehingga potensi terjadi longsor sangat besar," katanya.

Dia mengimbau agar masyarakat tetap waspada untuk mengantisipasi bencana alam.

Terlebih, kata dia, warga desa yang berada di wilayah berpotensi bencana tanah longsor seperti Kecamatan Cibal, Kecamatan Cibal Barat, Kecamatan Ruteng, Kecamatan Lelak dan Kecamatan Rahong Utara.

"Kami imbau agar masyarakat tetap waspada, kalau rumah terletak di wilayah rawan longsor dan sedang hujan lebat sebaiknya mengungsi sementara di tempat aman. Lalu kami imbau agar bersihkan air di selokan dengan kerja secara gotong-royong," katanya.

Dia juga berharap agar warga segera melaporkan jika terjadi bencana alam kepada pemerintah setempat dan BPBD Kabupaten Manggarai.

"Jika ada bencana tolong segera laporkan ke kami prinsipnya kami selalu memantau dan siap jika ada bencana," katanya.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.