Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Atasi Kenaikan Harga, Pemkot Tarakan Mendatangkan Beras dari Sulsel

📅 Jumat, 23 Feb 2024, 01:04 WIB | Oleh: Tim Penulis
Atasi Kenaikan Harga, Pemkot Tarakan Mendatangkan Beras dari Sulsel Doc: ANTARA/Susylo Asmalyah
Ket. Wali Kota Tarakan, Kalimantan Utara Khairul.

Tarakan - Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan, Kalimantan Utara, memutuskan untuk mendatangkan beras dari Sulawesi Selatan (Sulsel) guna mengendalikan harga beras yang mulai naik.

"Saya menginstruksikan Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (DKUKMP) serta Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan untuk mendatangkan beras dari Sulsel," kata Wali Kota Tarakan Khairul di Tarakan, Kamis.

Hal itu dilakukan guna mengendalikan harga beras premium yang terus merangkak naik. Harga beras termahal saat ini mencapai Rp342.000 per karung ukuran 20 kilogram.

"Kami dari pemerintah kota melalui Dinas Perdagangan, termasuk juga melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan. Hasil tindak lanjut rapat untuk mendatangkan beras juga dari Sulsel," kata Khairul.

Selain itu, Wali Kota mendapatkan informasi dalam waktu dekat masuk pasokan beras Bulog dari Jakarta dan Jawa Timur.

Sebelumnya, pemerintah pusat menunda pengiriman beras Bulog untuk menghindari kesan politisasi di masa Pemilu 2024.

Jumlah pasokan beras Bulog akan tiba mencapai 2.500 ton dan pendistribusian dilakukan secara bertahap. Saat ini dalam proses menuju Tarakan sekitar 250 ton.

Dengan upaya itu, ditambah masuknya beras dari Bulog, diharapkannya dapat mengendalikan harga beras di Tarakan.

Wali Kota menilai kenaikan harga beras secara nasional ini dipicu belum masuknya musim panen sehingga stok beras berkurang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Olahraga
Formula 1: Antonelli Harus ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.