Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Waduh, Harga Daging Ayam di Gorontalo Mulai Naik

📅 Kamis, 22 Feb 2024, 06:18 WIB | Oleh: Tim Penulis
Waduh, Harga Daging Ayam di Gorontalo Mulai Naik Doc: ANTARA/HO-Lifka Ismail
Ket. Sejumlah pedagang menanti pembeli di pasar Sentral, Kota Gorontalo, Gorontalo.

Gorontalo - Daging ayam di sejumlah pasar tradisional dan pedagang di Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo mulai mengalami kenaikan harga dalam satu pekan terakhir.

Salah seorang pedagang daging ayam di pasar Sentral Tune Atuke, Rabu mengatakan saat ini harga daging ayam mencapai Rp65 ribu hingga Rp75 ribu per ekor.

"Pada pekan lalu harga daging ayam yang saya jual itu berkisar Rp50 ribu hingga Rp60 ribu per ekor," ucap Tune.

Ia menjelaskan, harga daging ayam yang dijual olehnya menyesuaikan dengan kenaikan dari distributor yang memasok ayam ke lapak miliknya.

Pedagang lainnya, Karlina Hasan mengatakan untuk satu kilogram ayam, sebelumnya dia beli dengan harga Rp25 ribu dari distributor, dan saat ini menjadi Rp30 ribu per kilogram.

"Kenaikan harga ini cukup mempengaruhi jumlah pembeli. Kami sebagai pedagang daging ayam pun tidak tahu apa penyebab dari kenaikan harga dari pemasok kami," ujar Karlina.

Sementara itu, salah seorang pembeli Vina merasa cukup berat untuk membeli daging ayam dengan harga yang cukup tinggi saat ini.

"Daging ayam menjadi salah satu bahan makanan utama kami, sehingga sering kami beli dikonsumsi," semoga harga ini bisa kembali turun," kata Vina.

Ia berharap dalam beberapa hari kedepan, semoga harga daging ayam akan kembali normal seperti bulan sebelumnya, mengingat bulan Ramadhan yang tinggal beberapa pekan saja.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

26 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

35 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.