Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tim SAR Temukan Kapal Wisata yang Hilang Kontak di Labuan Bajo

📅 Kamis, 22 Feb 2024, 18:11 WIB | Oleh:
Tim SAR Temukan Kapal Wisata yang Hilang Kontak di Labuan Bajo Doc: ANTARA/HO-Dokumentasi Basarnas Maumere
Ket. Tim SAR Gabungan menemukan kapal wisata KM Marcopolo Green yang hilang kontak saat berlayar dari Labuan Bajo menuju Pelabuhan Sape Bima Nusa Tenggara Barat (NTB), Kamis (22/2).

Manggarai Barat -- Tim SAR gabungan berhasil menemukan kapal wisata Kapal Motor (KM) Marcopolo Green yang hilang kontak saat berlayar dari Labuan Bajo menuju Pelabuhan Sape, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB).

"Usai menerima informasi kami langsung menyiagakan Tim Rescue Pos SAR Manggarai Barat beserta unsur potensi SAR dan melakukan komunikasi kepada pihak agen kapal dan KSOP Labuan Bajo," kata Kepala Basarnas Maumere Supriyanto Ridwan dalam keterangan yang diterima di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis.

Dia menjelaskan KM Marcopolo Green mengangkut sebanyak 14 turis warga Belanda dan 1 orang turis domestik.

"Sekitar pukul 06.51 Wita, kami menerima informasi dari KSOP Labuan Bajo bahwa Kapal Marcopolo Green telah berada dalam posisi aman dan berlindung di Pulau Gili Lawa Labuan Bajo setelah mengalami cuaca buruk dan gelombang tinggi saat pelayaran dan langsung dikerahkan Tim Rescue Pos SAR Manggarai Barat menuju Pulau Gili Lawa menggunakan RIB Pos SAR Manggarai Barat untuk mengawal pelayaran KM Marcopolo Green menuju Labuan Bajo," jelasnya.

Dia menambahkan pada pukul 12.00 Wita KM Marcopolo Green bersama bersama belasan wisatawan berhasil sandar di Pelabuhan KSOP Labuan Bajo dengan sehat dan selamat.

Terkait kronologi kejadian, kata dia, KM Marcopolo Green pada Rabu (21/2/2024) pukul 12.00 Wita melakukan pelayaran dari Labuan Bajo menuju Pulau Komodo dengan rute akhir di Pelabuhan Sape, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Nusa Tenggara Barat (NTB).

"Namun karena cuaca buruk dan gelombang tinggi kapal berlindung di sekitar Perairan Pulau Gili Lawa Kabupaten Manggarai Barat," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Olahraga
Formula 1: Antonelli Harus ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.