Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

RI Harus Bisa Manfaatkan Pelemahan Hong Kong-Tiongkok

📅 Kamis, 22 Feb 2024, 08:28 WIB | Oleh:
RI Harus Bisa Manfaatkan Pelemahan Hong Kong-Tiongkok Doc: istimewa

JAKARTA - Pelemahan ekonomi di Hong Kong dan Tiongkok justru menjadi peluang bagi sektor investasi Indonesia. Karena, pemerintah perlu melanjutkan transformasi ekonomi guna memperkuat iklim investasi kondusif.

"Terkait ekonomi Hong Kong dan Tiongkok melemah, sebenarnya justru Indonesia dan negara Asean lainnya diuntungkan," kata Capital Market Director PT Mandiri Sekuritas, Silva Halim, dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (21/2).

Menurut dia, dari perspektif portofolio investor global, pelemahan ekonomi di Hong Kong dan Tiongkok mendorong mereka untuk mencari peluang investasi baru di kawasan Asia, sehingga ada kemungkinan Indonesia menjadi salah satu negara yang mereka pertimbangkan untuk berinvestasi.

Tren tersebut telah terlihat pada aliran investasi asing yang masuk ke bursa saham Indonesia sudah hampir menyentuh 20 triliun rupiah secara tahun kalender berjalan atau year-to-date (ytd). "Jadi, kita lihat memang tren foreign inflow masih masuk terus, dan kita dapat benefit dari keadaan Hong Kong dan Tiongkok," ujar dia.

Di samping itu, kata Silva pula, Indonesia merupakan pasar initial public offering (IPO) terbesar di Asia-Pasifik pada 2023, yang turut meningkatkan daya tarik negara di mata investor asing.

Senada, Kepala Ekonom Bank Mandiri, Andry Asmoro, meyakini pelemahan ekonomi Hong Kong dan Tiongkok menjadi peluang investasi Indones ia. Dia mencontohkan kondisi yang terjadi di Singapura, di mana mereka mendapatkan limpahan positif dari pelemahan Hong Kong dan Tiongkok pada tahun lalu.

Dampak positif itu, menurut Asmo, juga terlihat di Indonesia. "Aliran dari Tiongkok itu memang berpotensi, dan sudah terjadi di Indonesia. Ada aliran uang yang masuk dari Tiongkok dan Hong Kong ke Indonesia, dan juga dari negara-negara lain," jelasnya.

Asmo menjelaskan kunci bagi Indonesia untuk mempertahankan aliran investasi asing yang masuk adalah keberlanjutan transformasi ekonomi. Dengan tren pertumbuhan ekonomi yang berhasil dijaga di level 5 persen, Asmo optimistis kepercayaan investor terhadap Indonesia juga dapat terjaga.

"Kalau kita bandingkan dengan negara-negara lain yang mengalami resesi, mercusuarnya itu ada di Indonesia salah satunya, bagaimana berita Indonesia bersama dengan India adalah salah satu dari negara tujuan investasi di Asia," kata Asmo pula.

Tren Menguat

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Inarno Djajadi, mengatakan pasar saham Indonesia per 16 Februari lalu masih menunjukkan penguatan di tengah perlambatan ekonomi global. IHSG menguat 0,86 persen (ytd) ke level 7.335,55, serta membukukan net buy sebesar 20,05 triliun rupiah secara ytd.

Dari sisi pertumbuhan nilai kapitalisasi pasar saham per 16 Februari 2024 tercatat 11.603 triliun rupiah atau secara ytd turun tipis sebesar 0,61 persen.

Pada 4 Januari 2024, nilai kapitalisasi pasar menyentuh all time high kapitalisasi pasar sebesar 11.810 triliun rupiah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.