Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

APBN Harus Mampu Mitigasi Risiko Ekonomi

📅 Kamis, 22 Feb 2024, 08:36 WIB | Oleh: Tim Penulis
APBN Harus Mampu Mitigasi Risiko Ekonomi Doc: ISTIMEWA
Ket. Men­teri Keuangan Sri Mulyani Indrawati

JAKARTA - Pemerintah menegaskan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) harus dikelola secara akuntabel. Selain itu, APBN juga harus menjawab berbagai tantangan-tantangan dan guncangan ekonomi yang terjadi, seperti ketika pandemi maupun gejolak geopolitik dan perekonomian global yang berlangsung saat ini.

"APBN memerankan peran yang sangat penting. Dia menjadi instrumen negara untuk mencapai tujuan negara, dan oleh karena itu, harus dikelola secara akuntabel," kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati saat Rapat Kerja (Raker) Kementerian Perdagangan, seperti dikutip dari keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (21/2).

Menkeu menjelaskan berbagai program pembangunan pada APBN 2024 difokuskan untuk beberapa hal yang menjadi prioritas, di antaranya adalah menurunkan kemiskinan, menurunkan pengangguran, serta memperbaiki indeks pembangunan manusia termasuk nilai tukar petani.

Selain itu, pada 2024, prioritas dari belanja utama berkaitan dengan peningkatan sumber daya manusia (SDM), seperti pendidikan dengan anggaran Rp665 triliun, perlindungan sosial 496,8 triliun rupiah, dan kesehatan 187,5 triliun rupiah.

Kemudian, pembangunan infrastruktur juga menjadi prioritas pembangunan yang mengedepankan konektivitas dan efisiensi, serta mengakselerasi mobilitas antar daerah antar pulau. Pembangunan infrastruktur pada APBN 2024 dianggarkan sebesar 423,4 triliun rupiah.

Program prioritas berikutnya adalah pembangunan di bidang hukum dan pertahanan keamanan yang dianggarkan sebesar 331,9 triliun rupiah serta ketahanan pangan dengan anggaran senilai 114,3 triliun rupiah.

Pembangunan Daerah

Lebih lanjut, mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu mengatakan pembangunan di daerah sangat tergantung juga dari peranan APBN melalui transfer dari APBN. Hal itu untuk mendukung kinerja dan kerja pemerintah daerah dan juga perekonomian daerah.

Anggaran transfer ke daerah (TKD) terdiri atas dana alokasi umum (DAU), dana alokasi khusus (DAK), dana bagi hasil, dana desa, dan transfer keuangan lainnya yang terus meningkat nilai nominalnya.

Realisasi penyaluran TKD pada 2020 ialah sebesar 762,5 triliun rupiah. Kemudian, naik menjadi 785,7 triliun rupiah pada 2021, lalu menjadi 816,2 triliun rupiah pada 2022, dan 881,3 triliun rupiah pada 2023. Sementara alokasi anggaran pada 2024 dipatok sebesar 857,6 triliun rupiah.

Hal itu menggambarkan daerah memiliki peranan penting di dalam meningkatkan pelayanan masyarakat dan menciptakan iklim investasi di daerah yang mampu untuk menstimulasi perekonomian masing-masing.

"Transfer ke daerah tentu juga diharapkan sinkron dan konsisten dengan kebijakan nasional, sehingga dampak dari APBN dan APBD menjadi jauh lebih meningkat apabila allignment dan sinkronisasi dari strategi belanja dan pengelolaan APBN dan APBD terjadi," tutur Sri Mulyani.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Luar Negeri
Berangkat Umrah, Ulama Bang...

Janice Tumbangkan  Petenis Jepang untuk Melaju

19 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Janice Tumbangkan  Petenis...

PVMBG Tetapkan Zona Bahaya Anak Krakatau

25 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
PVMBG Tetapkan Zona Bahaya ...
Megapolitan
Jakarta Kini Jadi Pusat Kol...

Pertamina Pertahankan Harga BBM untuk Oktober

32 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Pertamina Pertahankan Harga...
Advertisement
Pertamina Pertahankan Harga BBM untuk Oktober

Pertamina Pertahankan Harga BBM untuk Oktober

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.