Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Disiapkan Lahan untuk Tanaman Kacang Hijau di Biak

📅 Rabu, 21 Feb 2024, 23:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
Disiapkan Lahan untuk Tanaman Kacang Hijau di Biak Doc: ANTARA/HO-babinsa
Ket. Penanaman bibit kacang hijau dan pokem makanan lokal di Kepulauan Numfor, Kabupaten Biak Numfor, Papua.

Biak - Dinas Pertanian Kabupaten Biak Numfor, Papua pada 2024 menyiapkan lahan seluas satu hektare untuk penanaman bibit kacang hijau dan pokem (sejenis gandum) untuk menunjang ketahanan pangan daerah.

"Dinas Pertanian bersama tenaga penyuluh siap membantu petani menanam kacang hijau dan pokem, makanan lokal sejenis gandum," kata Kepala Dinas Pertanian Ketahanan Pangan Biak Numfor Immanuel Naap menanggapi program ketahanan pangan lokal di Biak, Rabu.

Ia menyebut sejumlah lokasi lahan telah disiapkan untuk mendukung penanaman bibit kacang hijau.

Daerah yang potensial bidang pertanian, kata dia, antara lain Distrik Biak Timur, Yendidori, Biak Barat, dan Pantai Utara Biak, dan Pulau Numfor.

"Kami harapkan dengan menanam kacang hijau dan pokem bisa memberikan manfaat ketahanan lokal di Kabupaten Biak Numfor," kataImmanuel.

Komoditas lain yang juga telah diprogram untuk ditanam, kata dia, antara lain kol, cabai, bawang merah, daun serai, jahe, dan jagung.

Dinas Pertanian Biak pada 2024 juga akan membantu pupuk organik dan NPK kepada petani.

Pemberian pupuk itu, kata dia, untuk mendukung program ketahanan pangan daerah pada 2024 di Kabupaten Biak Numfor.

"Kami siap memberikan pendampingan kepada petani lokal orang asli Papua yang menjadi mitranya untuk menyukseskan program ketahanan pangan lokal Biak," ujarnya.

Untuk bidang peternakan, Dinas Pertanian juga telah menyiapkan bantuan bibit ternak ayam petelur dan ayam potong yang jumlahnya berkisar 20 ribu ekor.

Sektor pertanian dan perkebunan di Kabupaten Biak Numfor telah menjadi program strategis daerah untuk menunjang ketahanan pangan lokal 2024.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Belajar merangkai kain batik di Semarang

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.