Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bikin Syok! Harga Cabai di Bengkulu Melambung Rp90 Ribu/Kg

📅 Selasa, 20 Feb 2024, 10:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bikin Syok! Harga Cabai di Bengkulu Melambung Rp90 Ribu/Kg Doc: ANTARA/Anggi Mayasari
Ket. Harga cabai merah di Kota Bengkulu capai Rp90 ribu per kilogram.

BENGKULU - Harga cabai merah di Kota Bengkulu mengalami kenaikan hingga mencapai Rp90 ribu per kilogram, sebagai dampakcuaca ekstrem yang terjadi sejak beberapa waktu lalu."Harga cabai merah di Kota Bengkulu sudah berangsur naik sejak lima hari lalu karena stok menipis akibat cuaca ekstrem jadi harganya sekarang cukup mahal," kata salah seorang pedagang sayuran di Pasar Tradisional Modern (PTM) Kota Bengkulu Marcell Saputra di Bengkulu, Selasa (20/2).

Ia menyebutkan, sebelumnya harga cabai merah di Kota Bengkulu berkisar Rp35 ribu hingga Rp45 ribu per kilogram dan cabai rawit hijau Rp85 ribu per kilogram yang sebelumnya Rp45 ribu per kilogram.

Meskipun harga cabai mengalami kenaikan, namun penjualan masih stabil, hanya saja para pembeli kaget karena harga cabai yang tinggi.

"Kebanyakan pedagang juga terkejut ya, dengan harga cabai mahal ini, tetapi mereka tetap membeli memang kadang-kadang mereka membelinya lebih sedikit," ujar dia.

Hal senada juga disampaikan oleh pedagang Pasar Panorama Kota Bengkulu Wiwin bahwa harga cabai merah mengalami kenaikan akibat cuaca ekstrem yang terjadi di Bengkulu sehingga ketersediaan cabai di tingkat petani menipis.

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bengkulu menyebutkan, perubahan cuaca seperti siang panas dan malam turun hujan yang terjadi di wilayah tersebut disebabkan oleh faktor hujan orografi.

" Awan akan terkumpul sehingga membentuk awan hujan yang biasanya terjadi di malam hari, hal ini biasa di hujan orografi," terang Kasi Data dan Informasi Stasiun Klimatologi Pulau Baai Bengkulu Anang Anwar.

Anang mengimbau seluruh masyarakat untuk mewaspadai bencana hidrometeorologi yang berpotensi terjadi pada Februari 2024.

Pada Februari 2024 Provinsi Bengkulu mulai memasuki musim hujan sehingga berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai dengan angin kencang yang merata di wilayah tersebut.

Masyarakat juga harus terus melakukan pemantauan atau memonitor informasi terkait kondisi cuaca terkini guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Daftar Lokasi Samsat Kelili...
Luar Negeri
Pentagon Tutup Mulut soal E...
Megapolitan
Urus SIM Tak Repot Lagi, Ad...
Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.