Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wapres Ajak Tokoh Konghucu untuk Turut Ciptakan Pemilu yang Sejuk dan Damai

📅 Senin, 12 Feb 2024, 14:29 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wapres Ajak Tokoh Konghucu untuk Turut Ciptakan Pemilu yang Sejuk dan Damai Doc: antarafoto
Ket. Wapres Ma'ruf Amin

JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin mengajak tokoh Konghucu untuk turut berperan menciptakan pemilu yang sejuk dan damai.

"Saya mengajak semua pihak turut menyukseskan agenda nasional yang penting ini. Para tokoh agama Konghucu agar berperan lebih, dalam mendukung terciptanya pemilu yang sejuk dan damai," kata Ma'ruf dalam sambutannya secara daring pada acara Perayaan Nasional Tahun Baru Imlek 2575 Kongzili di Balai Samudera, Jakarta, Senin (12/2).

Dia juga mengajak umat Konghucu menggunakan hak politik mereka di Pemilu 2024 secara bertanggung jawab.

Dalam acara bertema "Malu Bila Tidak Tahu Malu, Menjadikan Orang Tidak Menanggung Malu" yang diselenggarakan Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (Matakin) tersebut, Ma'ruf Amin menekankan bangsa Indonesia harus mampu menunjukkan kepada dunia soal kematangan berdemokrasi dan kemampuan mengelola perbedaan.

Menurut dia, dengan kematangan berdemokrasi, bangsa Indonesia akan selalu diberikan pemimpin yang baik.

"Dengan kematangan dan kedewasaan bangsa kita dalam berdemokrasi, insyaallah bangsa kita akan senantiasa dianugerahi para pemimpin yang mampu menyatukan berbagai perbedaan, sekaligus memanfaatkannya menjadi salah satu pilar kekuatan untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045," jelas Ma'ruf Amin.

Lebih jauh, dia meminta seluruh organisasi kemasyarakatan berbasis agama, termasuk Matakin, terus berperan dalam menjaga kerukunan antarumat beragama serta membangun kesatuan dan keutuhan nasional demi kesejahteraan masyarakat.

"Dukungan dari semua pihak, termasuk peran tokoh agama dan umat Konghucu, akan menjadi sebuah stimulus bagi pemerintah untuk bekerja lebih maksimal demi kemajuan bangsa," kata Wapres Ma'ruf Amin.

Sementara itu, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dalam sambutannya menyatakan untuk pertama kalinya Kementerian Agama memfasilitasi perayaan nasional Hari Raya Tahun Baru Imlek 2575 Kongzili sebagai wujud kepedulian negara dan Pemerintah terhadap umat Konghucu, serta terjalinnya hubungan harmonis di antara sesama warga bangsa Indonesia.

"Konghucu adalah salah satu elemen bangsa yang ikut memperkuat persatuan nasional. Negara mengakui keberadaan agama Konghucu sama seperti agama lain dan menjamin hak umat Konghucu untuk mengamalkan ajaran agama, dengan mengekspresikan nilai-nilai budayanya di tanah air yang kita cintai ini," tutur Yaqut.

Ketua Umum Matakin Budi Santoso Tanuwibowo mengungkapkan bangsa Indonesia mempunyai harta sangat berharga berupa persatuan yang telah dibangun selama 350 tahun.

Modal penting Indonesia itu diharapkan tidak rusak hanya karena kontes politik dalam Pemilu 2024. "Jangan sampai bangsa ini terpecah belah hanya karena kepentingan sesaat. Kita membangunnya 350 tahun, ditambah 78 tahun, dan kita pun belum puas. Jangan, jangan, jangan sampai kalau apa yang kita takutkan itu (bangsa terpecah-belah) terjadi," ujar Budi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.