Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tabalong Targetkan Angka Kemiskinan Turun Menjadi 5,10 Persen

📅 Senin, 12 Feb 2024, 00:01 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tabalong Targetkan Angka Kemiskinan Turun Menjadi 5,10 Persen Doc: ANTARA/Herlina Lasmianti
Ket. Bupati Tabalong H Anang Syakhfiani (kedua kanan) saat meresmikan proyek dari dana desa di Kecamatan Tanjung beberapa waktu lalu.

Tabalong - Pemerintah Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan menargetkan penurunan angka kemiskinan yang kini masih 5,77 persen agar menjadi 5,10 persen pada tahun 2025.

Sekretaris Bappedalitbangda Kabupaten Tabalong H Sujadi mengatakan penurunan angka kemiskinan menjadi salah satu sasaran pokok strategis Rencana Kegiatan Pembangunan Daerah (RKPD) 2025.

"Salah satu sasaran pokok RKPD 2025 meningkatnya kesempatan kerja dan berusaha untuk menurunkan kemiskinan dan pengangguran serta mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas," jelas Sujadi di Tabalong, Minggu.

Pada kesempatan itu, ia juga menyatakan target pertumbuhan ekonomi sebesar 2,5 sampai 3,5 persen dengan laju inflasi 1,14.

Sebelumnya dalam Musrenbang RKPD 2025 Kecamatan Haruai Bupati Tabalong H Anang Syakhfiani menyoroti masih tingginya angka kemiskinan di wilayah ini.

Untuk Kecamatan Haruai saat ini tercatat angka keluarga miskin sebanyak 2.223 kepala keluarga (KK) dari total sekitar 17 ribu KK.

"Penurunan angka kemiskinan nantinya menjadi bukti keberhasilan camat maupun kepala desanya karena itu gunakan dana desa untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat," jelas Anang.

Berada di wilayah Utara Kabupaten Tabalong, Kecamatan Haruai, ungkap Anang, harus tampil lebih terdepan mengingat adanya kawasan industri di Desa Saradang, Kecamatan Haruai.

Kawasan industri Saradang ini sangat potensial dalam mendukung Ibu Kota Negara (IKN) yang berdekatan dengan Kabupaten Tabalong melalui pengembangan industri menengah ke bawah.

Anang juga mengatakan di kawasan ini juga telah beroperasi pabrik semen PT Conch South Kalimantan dan sejumlah perusahaan pertambangan batubara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.