Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG: Waspadai Gelombang 4 Meter di Perairan Sulawesi Utara

📅 Senin, 12 Feb 2024, 11:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
BMKG: Waspadai Gelombang 4 Meter di Perairan Sulawesi Utara Doc: ANTARA/ADWIT B PRAMONO
Ket. Ilustrasi - Seorang pria mengamati gelombang tinggi di Manado, Sulawesi Utara, Selasa (14/2/2023).

MANADO - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Maritim Bitung, Sulawesi Utara (SuluT) berharap warga mewaspadai tinggi gelombang empat meter perairan wilayah kepulauan dan sekitarnya.

"BMKG mengeluarkan peringatan dini tinggi gelombang hingga 13 Februari 2024," kata Koordinator Bidang Observasi dan Informasi BMKG Stasiun Maritim Bitung, Ricky D Aror di Manado, Senin (12/2).

Ricky menjelaskan pola angin dominan bergerak dari utara - timur dengan kecepatan berkisar enam knot hingga 25 knot. Kecepatan angin tertinggi berpotensi terjadi di Laut Sulawesi bagian timur dan perairan Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Kabupaten Kepulauan Talaud.

Kondisi ini dapat menyebabkan terjadinya peningkatan tinggi gelombang di wilayah tersebut dan sekitarnya.

Ricky menjelaskan tinggi gelombang 1,25 - 2,5 meter (sedang) berpeluang terjadi di Laut Sulawesi bagian barat, perairan Kabupaten Kepulauan Sitaro, perairan Bitung - Likupang, perairan utara Sulawesi, perairan pesisir selatan Sulut dan Laut Maluku.

Sementara ketinggian gelombang 2,5 - 4,0 meter (tinggi) berpotensi terjadi di wilayah perairan Laut Sulawesi bagian tengah dan timur, perairan Kabupaten Kepulauan Sangihe dan perairan Kabupaten Kepulauan Talaud.

Warga diimbau memperhatikan risiko tinggi gelombang terhadap keselamatan pelayaran, apabila melakukan aktivitas di wilayah perairan dengan tinggi gelombang kategori sedang dan tinggi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

33 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

36 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...

KPK Berharap Nusron Wahid Kooperatif

58 menit yang lalu | Ones

Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.