Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Akhirnya Perseteruan Orang Tua Bayi Tertukar dan RS Sentosa Berakhir Damai

📅 Kamis, 08 Feb 2024, 04:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Akhirnya Perseteruan Orang Tua Bayi Tertukar dan RS Sentosa Berakhir Damai Doc: ANTARA/M Fikri Setiawan
Ket. Direktur RS Sentosa Margareta di Mapolres, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (7/2/2024).

Kabupaten Bogor - Perseteruan antara kedua orang tua yang bayinya tertukar Siti Mauliah dan Dian Prihatini dengan manajemen Rumah Sakit (RS) Sentosa, Kemang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, berakhir damai melalui restorative justice atau keadilan restoratif.

"Hari ini tercapai kesepakatan perdamaian dengan pihak ibu Siti Mauliah dan ibu Dian Prihatini," ucap Direktur RS Sentosa Margareta didampingi kedua orang tua bayi di Mapolres, Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Rabu.

Manajemen RS Sentosa pun memberikan sejumlah uang kerahiman kepada kedua keluarga yang bayinya tertukar. Namun, Margareta tidak menyebutkan nominal uang yang diberikan.

"RS Sentosa memberikan sejumlah dana kerahiman, enggak disebutkan tapi itu dana kerahiman ke kedua belah pihak," ujarnya.

Ia berharap bahwa rentetan peristiwa bayi tertukar itu menjadi pembelajaran bagi RS Sentosa dalam melakukan perbaikan penanganan persalinan.

"Tentunya dari sejak awal kasus ini kami ketahui kami sudah melakukan langkah-langkah perbaikan dan kita juga tidak lepas dari pembinaan dari instansi terkait dari Dinkes, Kemenkes, yang memonitor kebaikan-kebaikan rumah sakit," jelas Margareta.

Siti Mauliah dan Dian Prihatini melalui kuasa hukumnya melaporkan manajemen RS Sentosa atas peristiwa bayi tertukar ke Polres Bogor pada 1 September 2023.

Saat itu, Kuasa Hukum Siti Mauliah, Rusdy Ridho menyebutkan bahwa tidak ada titik temu dalam mediasi antara Siti dan Dian dengan manajemen RS. Sehingga, keduanya memilih menempuh jalur hukum.

Rentetan perkara itu terungkap ke publik saat pasangan orang tua asal Ciseeng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Siti Mauliah (37) dan Muhamad Tabrani (52) membuat aduan ke unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Bogor pada 10 Agustus 2023.

Siti Mauliah mengadukan dugaan bayinya tertukar usai dirinya menjalani operasi caesar di RS Sentosa, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor pada 18 Juli 2022.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

KPK Berharap Nusron Wahid Kooperatif

33 menit yang lalu | Ones

Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

41 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

41 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.