BPBD: Tidak ada korban jiwa dalam enam kejadian bencana alam di Garut
Selasa, 06 Feb 2024, 16:26 WIBGarut - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, Jawa Barat (Jabar), menyatakan tidak ada korban jiwa dalam enam kejadian bencana longsor, puting beliung, dan pohon tumbang, yang terjadi di sejumlah kecamatan dan hanya menimbulkan kerugian materi berupa rumah dan akses jalan rusak.
"Dampak dari bencana alam kemarin (Senin) itu,Alhamdulilah, tidak ada korban jiwa, hanya sebabkan kerusakan seperti rumah dan menutup jalan," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Garut Daris Hilman saat dihubungi melalui telepon seluler di Garut, Selasa.
Ia menuturkan hujan deras yang mengguyur sejumlah wilayah di Kabupaten Garut, Senin (5/2), menyebabkan bencana alam pada beberapa daerah di enam kecamatan, seperti pohon tumbang di Kecamatan Cibatu, tanah longsor di Kecamatan Cikajang, Cilawu, dan Banjarwangi, serta angin puting beliung di Kecamatan Samarangdan Tarogong Kidul.
"Ada longsor di Cikajang, dan Banjarwangi menutup jalan, kalau kejadian di Cilawu kecil," katanya.
Ia menyebutkan kejadian bencana tanah longsor di Kecamatan Cikajang menyebabkan bangunan penggilingan padi rusak, kemudian longsor di Banjarwangi menutup badan jalan.
Selain itu, lanjut dia, tercatat ada tujuh rumah dan pesantren yang rusak bagian atapnya karena diterjang angin puting beliung di Kecamatan Samarang dan Tarogong Kidul.
"Rumah rusak ada tujuh, pesantren juga rusak bagian atapnya karena angin puting beliung," katanya.
Ia mengungkapkan Kabupaten Garut merupakan wilayah rawan bencana alam, terutama saat musim hujan, sehingga perlu diwaspadai oleh semua kalangan masyarakat untuk memiliki kesadaran mitigasi bencana.
Daris berharap penanganan bencana alam tidak hanya dilakukan oleh jajaran BPBD, melainkan perlu ada kesiapan masyarakat untuk sama-sama memiliki pengetahuan tentang kondisi risiko bencana alam di lingkungan sekitar.
"Mitigasi bencana untuk evakuasi mandiri juga harus dipahami masyarakat untuk mengurangi risiko bencana," katanya.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara, Arif
Berita Terkait:
-
Walkot Farhan Wanti-wanti BPBD Bandung Akan Potensi Cuaca Ekstrem di Musim Kemarau
-
Upaya Pencegahan Virus Hanta di Bandara Soekarno-Hatta
-
Winongo Naik Kelas, Yogyakarta Siapkan Festival Seni Budaya Jadi Agenda Tahunan
-
Petani Sulsel Dapat Bantuan 2.300 Ton Benih Padi Gratis
-
Pertumbuhan Arus Peti Kemas Internasional Tembus 11%, Sinyal Positif bagi Ekonomi Indonesia
-
Kamis (11/6) Pagi Harga Emas UBS, Antam, dan Galeri24 di Pegadaian Turun
-
Pariwisata RI Makin Bergairah! Sebanyak 1,25 Juta Wisman Datang dalam Sebulan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.