Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

“Capital Inflow' ke Indonesia Capai Rp8,51 Triliun

📅 Senin, 05 Feb 2024, 09:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
“Capital Inflow' ke Indonesia Capai Rp8,51 Triliun Doc: ISTIMEWA

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) melaporkan aliran modal asing masuk atau capital inflow, bersih di pasar keuangan domestik mencapai 8,51 triliun rupiahselama periode 29 Januari hingga 1 Februari 2024.

Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono mengatakan di Jakarta, Jumat (2/2), bahwa nilai tersebut terdiri dari aliran modal asing masuk bersih di pasar Surat Berharga Negara (SBN) sebesar 5,51 triliun rupiah, di pasar saham 2,46 triliun rupiah dan di Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) 0,54 triliun rupiah.

Dengan perkembangan tersebut, Erwin menuturkan selama awal tahun 2024 sampai dengan 1 Februari 2024, total modal asing masuk bersih di pasar SBN mencapai 0,49 triliun rupiaj, di pasar saham 8,75 triliun rupiah dan di SRBI 21,46 triliun rupiah.

Selanjutnya, premi risiko investasi atau premi credit default swaps (CDS) Indonesia 5 tahun per 1 Februari 2024 sebesar 75,15 basis poin (bps), relatif stabil dibandingkan per 26 Januari 2024 yang sebesar 75,12 bps.

Rupiah di awal perdagangan Jumat (2/2) dibuka pada level Rp 15.750 per dollar AS, meningkat daripada penutupan perdagangan Kamis (1/2) yang sebesar Rp15.760 per dolar AS. Sedangkan indeks dolar AS melemah ke level 103,05 di akhir perdagangan Kamis (1/2).

Imbal hasil atau yield SBN Indonesia tenor 10 tahun turun ke 6,52 persen. Begitu juga dengan imbal hasil surat utang AS alias US Treasury Note tenor 10 tahun merosot ke posisi 3,941 persen.

Bank Indonesia konsisten memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan otoritas terkait serta mengoptimalkan strategi bauran kebijakan guna menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan untuk mendukung pemulihan ekonomi yang berkelanjutan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.