Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kota Bogor Akan Pindahkan 20 Kantor

📅 Jumat, 02 Feb 2024, 04:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kota Bogor Akan Pindahkan 20 Kantor Doc: ANTARA/HO-Humas Pemkot Bogor
Ket. Wali Kota Bogor Bima Arya di lahan calon pusat pemerintahan, Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, Jawa Barat.

BOGOR - Saat ini tengah dikaji rencana untuk memindahkan 20 kantor pemerintahan Kota Bogor ke Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur. Area tersebut adalah lahan bakal calon pusat pemerintahan Kota Bogor.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Bogor, Rudy Mashudi, Kamis, menjelaskan saat ini rencana pembangunan pusat pemerintahan Kota Bogor memasuki tahap penyusunan Detail Engineering Design (DED). Pusat pemerintahan baru akan dibangun di lahan hibah aset eks Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) seluas 6 hektare.

Proyek ini diharapkan menjadi pusat pemerintahan baru. Areanya nanti akan terintegrasi dalam dua hingga tiga tahun mendatang. Tujuannya untuk menggeser kepadatan pusat kota.

"Tahun ini penyusunan DED dijalankan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Bogor," ujar Rudy.

Namun, menurut Rudy, Balai Kota akan tetap berada di Jalan Ir H Juanda, Kecamatan Bogor Tengah. Sedangkan 20 kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang akan pindah adalah Sekretariat Daerah, BKPSDM, Badan Kesbangpol, BPBD, Bappeda, Diskominfo, DPMPTSP, Diarpus, Disdukcapil, dan Disparbud.

Kemudian, Diskop UMKM, Disperindag, DP3A, Disdalduk KB, Dinsos, Disnaker, DKPP, Satpol PP Kota Bogor, DLH, dan DPUPR. Ada dua kantor OPD yang masih dipertimbangkan untuk dipindah. Keduanya adalah DLH dan DPUPR karena ada alat beratnya.

Pada pertengahan tahun lalu, Pemkot Bogor telah mengajukan anggaran sekitar 200 miliar hingga 250 miliar ke Pemerintah Pusat. Namun, belum ada jawaban. Maka, Pemkot Bogor harus mencari alternatif.

"Sekarang baru anggaran perencanaan. Sumbernya kolaborasi pemerintah dan swasta," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...

Pasar pangan murah menjangkau warga Jakarta

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...

Trisakti Bantu Warga Duri Kosambi Olah Sampah

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

2 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

2 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.