Danrem 091/ASN Pastikan Seluruh Prajurit netral pada Pemilu 2014
Kamis, 01 Feb 2024, 16:51 WIBSAMARINDA - Komandan Korem 091/Aji Surya Natakesuma Samarinda, Kalimantan Timur, Brigadir Jenderal TNI Yudhi Prasetiyo memastikan semua prajurit di jajarannya netral dalam Pemilu 2024, bahkan semua prajurit di nusantara ini pun sama.
"Saya pastikan semua prajurit netral dalam Pemilu 2024 karena anggota TNI tidak mempunyai hak pilih, jadi tidak mungkin bisa memihak," kata Yudhi saat memimpin Gelar Pengamanan Pemilu 2024 di Wilayah Korem 091/ASN, di Samarinda, Kamis.
Untuk itu, tambah Danrem, jika ada orang yang menyatakan bahwa ada anggota TNI yang tidak netral, maka pernyataan tersebut jelas salah, karena anggota TNI tidak bisa memilih calon yang ada baik calon presiden, calon anggota legislatif, maupun calon kepala daerah.
Ia juga menegaskan kepada seluruh prajurit di jajaran Korem 091/ASN tidak mengarahkan warga untuk memilih calon tertentu, tujuannya adalah agar tidak terjadi konflik di masyarakat.
Mengenaj pengamanan pemilu, ia mengatakan telah menyiagakan 1.348 prajurit untuk membantu mengamankan sekitar 9.000 TPS pada sembilan kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Timur, kecuali di Kota Balikpapan yang sudah ditangani oleh Kodam VI/ Mulawarman.
Dalam penugasan pengamanan pemilu, ia menekankan semua prajurit tegas dalam bertindak, jika terjadi konflik maupun ketika ada masalah di tempat pemungutan suara (TPS), terutama masalah yang terkait dengan keamanan, seperti para Babinsa yang mendapat tugas langsung di TPS.
"Dalam pengamanan di TPS, Babinsa memang cukup memantau tentang suasana di lokasi pencoblosan, tapi jika ada konflik maupun keributan di TPS, tentu Babinsa tidak bisa mengamankan dari jauh, maka Babinsa boleh mendekat ke TPS untuk melakukan pengamanan," katanya.
Masalah yang terjadi di TPS, lanjut dia, harus diupayakan selesai dengan semua pihak terkait di TPS itu juga dan saat itu juga, agar masalahnya tidak menjadi lebih besar dan menjadi isu yang terus berkembang.
"TNI juga harus bisa menciptakan situasi yang stabil guna menciptakan rasa aman dan nyaman di tengah masyarakat, karena yang diinginkan masyarakat adalah suasana yang kondusif agar bisa kerja dengan aman untuk menghidupi keluarga dan meningkatkan kesejahteraan keluarga," kata Danrem 091/ASN.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
Banjir Bandang Nepal dan China Mengerikan! 633 Orang Tewas, Hampir 3.000 Masih Hilang
-
Job Fair Jakarta 2026 Digelar, Puluhan Perusahaan Buka Ribuan Kesempatan Kerja
-
FIFA Asean Cup 2026: Indonesia Tekuk Singapura 2-0, Modal Hadapi Malaysia di Laga Kedua Grup A
-
Anak Bermain Korek Api Diduga Picu Kebakaran Lahan di Jakarta Utara
-
Solusi Kemacetan di Ketapang Diperlukan Kolaborasi, Integrasi dan Kekompakan Semua Pihak
-
Akademi Pencegahan Stunting, Kompetensi ASN untuk Tekan Stunting di Kota Yogyakarta
-
RI Dorong ASEAN Tancap Gas Bangun Ekosistem Semikonduktor
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.