Usut Tuntas, Pekerja Migran Asal Jember Diduga Jadi Korban Pembunuhan di Malaysia
Rabu, 31 Jan 2024, 06:27 WIBJember - Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Jember Suprihandoko mengatakan bahwa pekerja migran Indonesia asal Kabupaten Jember, Jawa Timur, diduga menjadi korban pembunuhan di Malaysia.
"Kami melakukan koordinasi dengan Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) terkait dengan kasus tersebut," katanya saat dikonfirmasi per telepon di Jember, Selasa.
Menurut dia, korban bekerja ke Malaysia tidak melalui jalur resmi atau secara prosedural, sehingga pihaknya agak kesulitan untuk melacak keluarga korban.
"Kami juga masih menelusuri korban tersebut bekerja apa di Malaysia karena DisnakerJember tidak memiliki data terkait korban yang merupakan pekerja migran ilegal," tuturnya.
Ia menjelaskan pihaknya akan berkoordinasi dengan sejumlah pihak dan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur, Malaysia, terkait dengan pemulangan jenazah korban, namun kasus yang dialami korban memerlukan penanganan khusus karena menjadi korban pembunuhan.
"Masih belum tahu kapan jenazah korban akan dipulangkan ke Jember karena aparat kepolisian di Malaysia tentu akan melakukan penyelidikan atas peristiwa itu," katanya.
Suprihandoko mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan penjemputan jenazah korban di Bandara Juanda Surabaya berkoordinasi dengan BP2MI, sehingga DisnakerJember akan menunggu informasi kepulangan jenazah itu.
Informasi yang dihimpun di lapangan bahwa korban bernama Windri Nur Fadila (18) yang merupakan warga Desa/Kecamatan Jenggawah yang bekerja di Selangor, Malaysia.
Korban dikabarkan bekerja sebagaicleaning servicedi sebuah perusahaan di Malaysia dan sudah bekerja selama 10 bulan setelah korban lulus dari sekolah menengah atas (SMA) di Jember.
Sebelumnya beredar sebuah video seorang pekerja migran Indonesia tergeletak dengan kondisi yang mengenaskan dan terdapat luka sayatan di lehernya. Tubuh korban ditemukan di depan lift sebuah apartemen di Selangor, Malaysia.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Pemkot Bekasi Turun ke SPBU, Antisipasi Masalah Ketersediaan BBM
-
13 Korban Peristiwa Ledakan di Pasar Cimanggis Tangsel, 2 Orang Meninggal Dunia
-
Pulihkan Ekonomi Pascabencana, Kemenekraf Bina dan Latih 150 Pelaku Ekraf Bukittinggi
-
Penyaluran Jagung SPHP Dipercepat, Peternak Menanti Napas Lega dari Beban Pakan
-
Mual dan Muntah, Ratusan Calon Dokter Spesialis Unair Diduga Keracunan Makanan - Enam Orang Sempat Dirawat
-
Layanan Samsat Keliling Ada di 14 Wilayah pada Jumat (25/9) Ini, Cek Lokasinya
-
Jalur Berat Menanti Alcaraz
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.