Misi Sulit Jepang Atasi Bahrain

Rabu, 31 Jan 2024, 06:37 WIB

DOHA - Pertandingan hari terakhir babak 16 Piala Asia akan dimulai dengan Bahrain menghadapi Jepang. Laga tersebut berlangsung Rabu (31/1) malam waktu setempat di Stadion Al Thumama, Doha, Qatar. Kemenangan 1-0 atas Yordania di laga ketiga fase penyisihan sudah cukup untuk membuat Bahrain finis di puncak Grup E dengan enam poin, sama dengan Jepang.

Meski demikian, Jepang yang pernah empat kali menjadi juara Piala Asia berakhir di urutan kedua Grup D meski menang 3-1 atas Indonesia. Setelah kekalahan dalam laga pembuka yang sulit dari Korea Selatan, Bahrain bangkit dengan baik. Dia memenangkan dua pertandingan terakhir dengan skor 1-0. Bahkan, Bahrain finis di puncak grup untuk pertama kalinya di Piala Asia.

Ket. Foto: mengontrol bola I Bek Jepang, Takehiro Tomiyasu mengontrol bola pada pertandingan Grup D Piala Asia AFC Qatar 2023 antara Jepang melawan Indonesia di Stadion al-Thumama, Doha, pekan lalu. — Sumber: HECTOR RETAMAL / AFP

Hasil tersebut sangat kontras dengan tim asuhan Juan Antonio Pizzi dalam pertandingan menjelang Piala Asia. Bahrain dua kali kalah dalam dua pertandingan persiapan terakhir dengan skor 2-0. Laga kontra Jepang tengah pekan ini akan menjadi penampilan ketiga Bahrain di babak sistem gugur Piala Asia.

Dia hanya sekali memenangkan pertandingan pembuka babak sistem gugur Piala Asia sebelumnya. Bahrain mengalahkan Uzbekistan melalui adu penalti tahun 2004 (4-3) setelah pertandingan tersebut berakhir 2-2.

Di fase awal Piala Asia 2023, Bahrain melakukan sesuatu yang belum pernah diraih. Dia memenangkan pertandingan Piala Asia berturut-turut. Bahrain telah memenangkan lima pertandingan terakhirnya di semua kompetisi ketika mencetak gol pembuka. Bahrain tanpa kebobolan satu gol pun selama rentang waktu tersebut.

Bahrain belum pernah mengalahkan Jepang di pentas internasional sejak meraih kemenangan 1-0 melawan tim berjuluk Samurai Biru bulan Januari 2009. Jepang berhasil melaju ke babak sistem gugur Piala Asia untuk kesembilan kalinya berturut-turut.

Meski kebobolan dari Indonesia, Jepang jarang terlihat kesulitan. Dia memenangkan setidaknya dua pertandingan di babak penyisihan grup turnamen ini untuk kedelapan kalinya berturut-turut.

Jepang telah memenangkan pertandingan sistem gugur pembuka (babak 16 besar) dalam lima dari enam edisi terakhir Piala Asia. Satu-satunya kekalahan dalam periode tersebut terjadi dalam adu penalti melawan Uni Emirat Arab (5-4) tahun 2015. ben/AFP/G-1

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

Berita Terbaru

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Munafri Arifuddin Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.