Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pusat Layanan Usaha Terpadu Perlu Buat Produk Unggulan

📅 Senin, 29 Jan 2024, 09:49 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pusat Layanan Usaha Terpadu Perlu Buat Produk Unggulan Doc: ISTIMEWA

JAKARTA - Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) membujuk Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) KUMKM untuk fokus membangun produk khusus dan khas yang bisa dijadikan produk unggulan daerah.

"PLUT juga harus mampu membangun jejaring pemasaran yang luas dan kuat, serta masuk menjadi rantai pasok suatu industri," ucap Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM (SesKemenKopUKM) Arif Rahman Hakim saat berkunjung ke PLUT KUMKM Sumatera Barat, sebagaimana dikutip dari keterangan resminya di Jakarta, Sabtu (27/1).

SesKemenKop mencontohkan, PLUT KUMKM dapat memperkuat keberadaan Rumah Produksi Bersama atau factory sharing di Sumatera Barat yang akan membantu untuk memproduksi produk unggulan serta memiliki nilai tambah secara ekonomi dan sosial.

Menurutnya, program pendampingan usaha dari PLUT merupakan langkah tepat dalam mengembangkan UMKM. Pendampingan tersebut akan lebih menghasilkan pelaku usaha yang produktif dan lebih dirasakan manfaatnya.

Lebih dari itu, Arif juga berharap PLUT KUMKM Sumbar mampu memperkuat program pendampingan usaha dalam mencetak wirausaha muda dan produktif, khususnya di kalangan generasi muda.

"Saya sarankan PLUT berkolaborasi dengan kampus-kampus dalam sebuah inkubator bisnis," ucapnya.

Melibatkan kampus dalam inkubator bisnis, disebutnya, harus mampu mencetak wirausaha muda itu harus by-design, yaitu disiapkan sejak awal merintis dan membesarkannya dalam program pendampingan usaha yang dilakukan PLUT KUMKM.

"Jadi, kunci utama dari pendampingan usaha ini adalah dimulai dari proses rekrutmen. Kita harus menemukan potensi-potensi UMKM yang bisa kita kembangkan," jelasnya.

Arif juga mengingatkan agar PLUT mulai membangun usaha masa depan yang bisa menyerap tenaga kerja lebih banyak dan bisa menjadi andalan untuk pertumbuhan ekonomi suatu wilayah. Terlebih lagi, pemerintah sudah membuka pasar begitu luas, dimana 40 persen belanja pemerintah dan BUMN harus merupakan produk UMKM.

Digitalisasi UMKM

Pada kesempatan sama, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sumbar Endrizal mengatakan pihaknya sudah mencanangkan upaya untuk membangun UMKM berbasis digital dan mencetak 100 ribu wirausaha baru, muda, dan produktif.

"Akhir 2023, kami mampu mencetak sebanyak 108 ribu wirausaha," kata Endrizal.

Dengan meningkatkan peran PLUT Sumbar, Endrizal meyakini pengembangan UMKM bakal lebih meningkat lagi. Hal itu lantaran PLUT bisa memverifikasi beraneka kebutuhan UMKM ke depan, termasuk sertifikasi halal. Dia pun berharap Rumah Kemasan bisa segera dibangun di Sumbar.

"Kami pun terus menyelenggarakan Diklat Teknis untuk meningkatkan mutu dan kemasan produk," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Aldila Tak Mampu Menerobos Semifinal WTA Ningbo

20 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Aldila Tak Mampu Menerobos ...

El Clasico Jadi Laga Superman Kontra Batman

27 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
El Clasico Jadi Laga Superm...

Perlu Diperbanyak Kontes Film Pendek Guna Dorong Kreativitas

35 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perlu Diperbanyak Kontes Fi...
Daerah
Bantul Raih TPAKD Award 202...
Megapolitan
Jakarta Kota Sinema Makin K...
Megapolitan
Usaha Pembangunan Jaya Jika...
Megapolitan
Dinkes: Ratusan Warga "Serp...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.