Antisipasi Kecurangan, Forum Dekan FISIP Bentuk Tim Pemantau Pemilu 2024

Minggu, 28 Jan 2024, 06:45 WIB

Makassar - Antisipasi kecurangan, Forum Komunikasi Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP)/Ketua STISIP PTS se-Indonesia (FK-DKISIP) membentuk Tim Pemantau Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 sebagai wujud tanggung jawab untuk mendorong terwujudnya Pemilu berkualitas.

"Pemilu merupakan sarana demokrasi yang pelaksanaannya harus makin berkualitas dan kami merasa bertanggungjawab mengawal pemilu berkualitas," ujar Ketua Umum FK-DKISIP Prof Samugyo Ibnu Redjo melalui keterangannya di Makassar, Sabtu.

Dalam kaitan itu, organisasi yang berdiri pada 4 Juli 2020 telah mendapat akreditasi dari Bawaslu RI Nomor 52/PM.05/K1/01/2024, sehingga mempunyai otoritas untuk memantau pemilu 2024.

Prof Samugyo menjelaskan keterlibatan dalam pemantauan pemilu bukan hanya formalitas sebagai realisasi program kerja pengurus organisasi, namun hal ini menjadi yang lebih esensial karena dengan menjadi pemantau pemilu maka para dekan dan dosen akan menunjukkan tanggung jawab akademiknya bagi peningkatan kualitas demokrasi.

Dr Tatang Sudrajat selaku Sekretaris Jenderal (Sekje) FK-DKISIP menerangkan bahwa forum yang menghimpun 200 lebih dekan FISIP/Ketua STISIP dari berbagai daerah ini melibatkan 180 orang dosen dari Papua sampai Aceh sebagai pemantau.

"Tahapan pemilu yang akan dipantau adalah pemungutan dan penghitungan suara pada 14 Februari 2024," ujarnya.

Mantan Ketua KPU Kabupaten Bandung itu mengatakan bahwa kegiatan itu bagi dosen dapat diklaim sebagai bukti kinerja pengabdian kepada masyarakat. Selain itu, hasil kegiatannya dapat diolah menjadi bentuk artikel sehingga dapat dipublikasikan dalam jurnal atau prosiding forum ilmiah.

"Bahkan sangat dimungkinkan pula untuk menjadi karya penelitian, sekurang-kurangnya bertipe eksploratif," ujarnya.

Dekan FISIP Universitas Al Azhar Indonesia yang juga anggota pemantau Dr Heri Herdiawanto menambahkan bahwa pemilu 2024 adalah perwujudan daulat rakyat Indonesia untuk kesinambungan pembangunan nasional.

Oleh karena itu partisipasi masyarakat dalam mengawal demokrasi elektoral memiliki peran penting dan strategis karena potensi kerawanan dan pelanggaran pemilu selalu muncul.

"Pencegahan, pengawasan dan penindakan pemilu tidak cukup mengandalkan Bawaslu, maka pemantau Pemilu FK-DKISIP akan besar peranannya dalam membantu mewujudkan pemilu jujur dan adil," ujarnya.

Pemantauan yang akan berlangsung di 30 propinsi menyebar di wilayah NKRI dan diharapkan bisa berjalan lancar dan sukses.

Anggota pemantau Dr Nani Harlinda yang juga Dekan FISIP Universitas Indonesia Timur (UIT) Makassar menegaskan bahwa pemantauan pemilu merupakan langkah positif, kolaborasi lintas kampus dan provinsi dapat meningkatkan kualitas pemantauan serta memberikan perspektif yang lebih luas terhadap dinamika Pemilu.

"Partisipasi dosen dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik juga dapat memberikan kontribusi akademis yang berharga dalam evaluasi proses Pemilu," kata Nani.

Anggota pemantau lainnya yakni Witri Cahyati yang juga Wakil Dekan FISIP Universitas Sangga Buana Bandung menerangkan bahwa dengan menjadi anggota tim pemantau pemilu diharapkan dapat memberikan kontribusi untuk mensukseskan pesta demokrasi itu.

"Harapannya semoga langkah ini dapat meminimalisir segala bentuk kecurangan yang terjadi di lapangan," katanya.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM Lewat Bazar

Dukung Penanganan Karhutla, Kemenhub Fasilitasi Penggunaan Pesawat Registrasi Asing

Kemenag Targetkan Keterlibatan 1.781.945 Peserta dalam Gema Selawat Sambut Maulid Nabi

Coba Lerai Perkelahian, Dua Polisi Dikeroyok Masa saat Karnaval di Blora

Gubernur Pramono Sebut Keluarga Kuat dan Masyarakat Peduli Jadi Kunci Kerukunan Jakarta

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.