Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kerahkan Tim SAR untuk Terus Cari Kapal yang Hilang Kontak di Tagulandang

📅 Selasa, 23 Jan 2024, 01:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kerahkan Tim SAR untuk Terus Cari Kapal yang Hilang Kontak di Tagulandang Doc: ANTARA/HO-Humas Basarnas Manado
Ket. Basarnas temukan sekoci diduga milik Kapal LCT Bora V.

Manado - Tim SAR terus mencari kapal LCT Bora V yang hilang kontak di perairan Tagulandang, Kabupaten Sitaro, Sulawesi Utara, pada Minggu (21/1).

Menurut Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Manado, Montje Brury, sampai saat ini tim gabungan terus berupaya melaksanakan pencarian korban, namun belum menemukannya.

"Kami akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk membantu melakukan pencarian sehingga korban cepat ditemukan. Kami juga akan berkoordinasi dengan Airnav apabila ada pesawat yang melintas di sekitar lokasi kejadian perkara," kata dia di Manado pada Senin.

Dia mengungkapkan bahwa pada Senin pagi Basarnas Manado sudah mengerahkan KN Bima Sena.

Siang harinya, Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Bitung dengan menggunakan KN Gandiwabertolak ke lokasi kejadian untuk melaksanakan pencarian, tapi belum berhasil menemukan korban dan kapal itu.

Namun demikian, tim Basarnas menemukanlife raft(rakit penyelamat), jaket pelampung dan kursi, yang diperkirakan berasal dari kapal LCT Bora V.

Sampai Senin siang tadi, tim belum bisa mengetahui keberadaan kapal itu.

Kapal LCT Bora V bertolak dari Bitung dengan memuat barang milik PLN yang akan dibawa ke Tagulandang.

16 orang terdiri 10 anak buah kapal dan enam warga, berada di dalam kapal tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.